Dugaan Korupsi Distamhut, Wagub Ariza: Proses Pengadaan Tanah Itu Panjang

Sabtu, 22 Januari 2022 - 14:52 WIB
Kejati DKI menggeledah Kantor Dinas Pertamanan dan Hutan DKI Jakarta, Kamis (20/1/2021) malam. Foto/MPI/Dimas Choirul
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) angkat bicara terkait penggeledahan Kantor Dinas Pertamanan dan Hutan (Distamhut) oleh Kejaksaan Tinggi DKI. Ariza menegaskan pembayaran lahan yang disebut kemahalan sudah sesuai ketentuan.

"Soal harga pengadaan lahan itukan sudah ada ketentuannya. Tahapannya pun tidak sebentar dan tidak mudah. Di Jakarta ini memang banyak tanah-tanah yang masih bermasalah, bersengketa. Tapi semua prosesnya yang dibayar itu telah melalui proses tahapan yang panjang, setidaknya ada 14 tahapan yang harus dipenuhi, dan tidak hanya harganya yang enggak sesuai dengan situasi dan kondisi, juga prosesnya harus baik dan benar," ujar Ariza di Jakarta, Sabtu (22/1/2022).



Baca juga: Selidiki Dugaan Korupsi, Kejati Geledah Kantor Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI

Ariza membeberkan, di Jakarta banyak lahan lahan yang diadakan untuk penanganan banjir, taman hutan kota, jalan, waduk, situ, dan lainnya. "Silakan semua warga melihat langsung boleh memberikan rekomendasi, masukan, kita semua sangat terbuka. Di Jakarta ini apa sih yang enggak terbuka? Teman-teman silakan lihat, kami ingin memastikan melalui mekanisme yang baik," tegasnya.

Oleh karena itu, Ariza meyakini apa yang dilakukan Distamhut DKI Jakarta sudah sesuai prosedur. Ia yakin semua jajaran mengerti dan memahami aturan yang ada.

"Namun demikian kami hargai dari pihak kejaksaan yang melaksanakan tugasnya. Mari kita saling menghormati, memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi semua yang bertugas sesuai bidang dan profesi dan tanggung jawab kita masing-masing," tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!