PWNU DKI Apresiasi Polri Lakukan Penahanan Ferdinand Hutahaean
Selasa, 11 Januari 2022 - 07:20 WIB
PWNU DKI Jakarta mengapresiasi langkah Polri melakukan penahanan terhadap Ferdinand Hutahaean.Foto/MPI/Dok
JAKARTA - PWNU DKI Jakarta mengapresiasi langkah Polri dalam menyikapi kegaduhan atas cuitan Ferdinand Hutahaean yang mengatakan bahwa "Allahmu lemah dan Allahku kuat". Langkah Polri menahan Ferdinand dianggap tepat dan sangat pantas dilakukan.
Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta, Husny Mubarok Amir mengatakan, langkah tersebut perlu dilakukan oleh kepolisian agar menjadi pelajaran bagi masyarakat lainnya.
"Sikap yang tegas dari Polri, perlu kita apresiasi penahanan Ferdinand ini, agar jangan main gagah-gagahan, perlu hati-hati kalau urusan agama, apalagi menyampaikannya di ruang publik. Agar menjadi pelajaran buat semua orang tanpa terkecuali bahwa bahasa dan simbol-simbol agama itu bukan untuk mengolok-olok, apalagi nama Allah, jelas bukan untuk dipermainkan," kata Husny dalam keterangan tertulisnya, Selasa,(11/1/2022).
Menurut Husny, sakralitas agama harus tetap dijaga sehingga menggunakan bahasa agama dengan maksud memperolok penganut agama lainnya sebuah tindakan yang keliru.
Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta, Husny Mubarok Amir mengatakan, langkah tersebut perlu dilakukan oleh kepolisian agar menjadi pelajaran bagi masyarakat lainnya.
"Sikap yang tegas dari Polri, perlu kita apresiasi penahanan Ferdinand ini, agar jangan main gagah-gagahan, perlu hati-hati kalau urusan agama, apalagi menyampaikannya di ruang publik. Agar menjadi pelajaran buat semua orang tanpa terkecuali bahwa bahasa dan simbol-simbol agama itu bukan untuk mengolok-olok, apalagi nama Allah, jelas bukan untuk dipermainkan," kata Husny dalam keterangan tertulisnya, Selasa,(11/1/2022).
Menurut Husny, sakralitas agama harus tetap dijaga sehingga menggunakan bahasa agama dengan maksud memperolok penganut agama lainnya sebuah tindakan yang keliru.
Lihat Juga :