Kapolri Terbitkan Telegram Soal Maraknya Pengambilan Paksa Jenazah PDP

Selasa, 09 Juni 2020 - 17:47 WIB
Kapolri Jenderal Idham Azis
JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Aziz menerbitkan surat telegram menyikapi maraknya pengambilan paksa jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) covid-19 oleh pihak keluarga maupun warga di sejumlah rumah sakit. Polri meminta anggotanya mendorong pihak rumah sakit segera melakukan tes swab terhadap pasien yang dirujuk.

Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1618/VI/Ops.2/2020 tanggal 5 Juni 2020 itu diteken atas nama Kapolri oleh Kabaharkam Polri Komjen Polisi Agus Andrianto selaku Kepala Operasi Terpusat Kontijensi Aman Nusa II-Penanganan Covid-19 Tahun 2020.



Baca Juga: Pengambilan Paksa Jenazah PDP COVID-19 dari RS kembali Terjadi

"Surat telegram tersebut ditujukan kepada para Kasatgas, Kasubsatgas, Kaopsda, dan Kaopsres Opspus Aman Nusa II 2020 untuk berkoordinasi, bekerja sama, dan mendorong pihak rumah sakit rujukan Covid-19 untuk segera melaksanakan tes swab terhadap pasien yang dirujuk, terutama pasien yang sudah menunjukkan gejala Covid-19, memiliki riwayat penyakit kronis, atau dalam keadaan kritis," ucap Komjen Pol Agus Andrianto dalam keterangannya, Selasa (9/6/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!