Jelang Nataru, 938 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek via Tol
Kamis, 23 Desember 2021 - 16:36 WIB
PT Jasa Marga mencatat sebanyak 938.141 kendaraan meninggalkan Jabodetabek pada H-8 sampai H-3 Hari Raya Natal 2021.Foto/SINDOphoto/Dok
JAKARTA - PT Jasa Marga mencatat sebanyak 938.141 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek pada H-8 sampai H-3 Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021 atau sejak Jumat, 17 Desember hingga Rabu, 22 Desember 2021. Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabodetabek ini naik 7,8% jika dibandingkan lalin normal periode November 2021.
Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga, Dwimawan Heru mengatakan, angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung).
"Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabodetabek ini naik 7,8% jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 dengan total 870.371 kendaraan," kata Dwimawan Heru kepada wartawan, Kamis (23/12/2021).
Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabodetabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 432.320 kendaraan 46,1% menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 288.658 kendaraan atau 30,8% menuju arah Barat (Merak), dan 217.163 kendaraan (23,1%) menuju arah Selatan (Puncak).
Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga, Dwimawan Heru mengatakan, angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung).
"Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabodetabek ini naik 7,8% jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 dengan total 870.371 kendaraan," kata Dwimawan Heru kepada wartawan, Kamis (23/12/2021).
Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabodetabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 432.320 kendaraan 46,1% menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 288.658 kendaraan atau 30,8% menuju arah Barat (Merak), dan 217.163 kendaraan (23,1%) menuju arah Selatan (Puncak).
Lihat Juga :