Bupati Sumedang: Tak Terbayangkan Jika Jabar Tak Putuskan PSBB Lebih Awal

Senin, 08 Juni 2020 - 17:39 WIB
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir. Foto: SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
SUMEDANG - Keputusan Pemprov Jawa Barat untuk memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sebelum kasus COVID-19 menyebar luas dinilai Bupati Sumedang Donny Ahmad Munir sebagai langkah tepat. Keputusan cepat dan sistematis yang dihasilkan Gubernur Jabar beserta 27 bupati dan wali kota se-Jabar menjadi faktor kunci keberhasilan penanganan COVID-19.

Dia mengungkapkan, selama tiga bulan terakhir menangani COVID-19, sinergi dan kekompakan gubernur dan 27 kepala daerah terasa begitu kuat dan menghasilkan keputusan-keputusan yang tepat. "Semuanya sinergi, bupati, wali kota, dan Gubernur ada kesamaan gerak, kuncinya memang ada di koordinasi yang baik," ungkap Doni, Senin (8/6/2020).



Donny menuturkan, sejak awal, setiap keputusan dan strategi penanganan COVID-19 di Jabar dibahas dan didiskusikan Gubernur dengan para kepala daerah terlebih dulu. "Pak Gubernur mengajak kita bicara, menyamakan persepsi sebelum mengambil kebijakan, ini melahirkan kekompakan," tegasnya.

(Baca: Berpotensi Klaster Baru, Kang Emil Pantau 700 Pasar Tradisional)

Secara rutin, setiap menggelar video confrence dengan bupati dan wali kota, Gubernur selalu berlandaskan pada hasil kajian para pakar dan akademisi. Selain itu, keputusan yang diambil pun selalu dikuatkan dengan hasil kajian akademis dan fakta di lapangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!