Misteri Pesawat Jatuh di Gunung Salak dan Keangkeran Segitiga Bermuda Indonesia
Kamis, 09 Desember 2021 - 16:25 WIB
Di belakang Gedung Bentol terdapat sumber air panas yang disebut sumber air panas dari Siliwangi. Masyarakat sekitar yang menganut sistem kepercayaan Sunda Wiwitan meyakini bahwa segitiga bermuda adalah lokasi keramat dan suci yang memiliki medan magnet sehingga tidak boleh sembarangan dilewati karena dapat menimbulkan kecelakaan.
Sejak tahun 2003 hingga 2012 tercatat 6 kali musibah kecelakaan pesawat terjadi di Gunung Salak. Tahun 2003, sebanyak 7 orang tewas dalam musibah jatuhnya helikopter S-58 Twin Pack milik TNI Angkatan Udara. Tahun 2004, pesawat Paralayang JT500 jatuh dan menewaskan 3 orang.
Dua bulan kemudian pesawat Cessna 185 Skywagon juga jatuh dan menewaskan 5 orang. Pada tahun 2008, pesawat Cassa TNI AU A212-200 juga jatuh di Gunung Salak dan menewaskan 18 orang. Setahun berselang tepatnya April 2009, pesawat latih Sundowner menewaskan 3 orang. Terakhir tahun 2012 kecelakaan di Gunung Salak menimpa pesawat Sukhoi Superjet 100 yang menewaskan paling banyak korban, yakni 45 orang.
Baca juga: Seram Banget! Pendaki Gunung Salak Berubah Jadi Pocong Gara-gara Jimat Pesugihan
Ketika terjadinya kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100, mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf mengimbau agar maskapai penerbangan tidak menerbangkan pesawatnya melewati 3 gunung di pegunungan segitiga bermuda karena dianggap jalur berbahaya yang dapat memutus komunikasi pesawat.
Sejak tahun 2003 hingga 2012 tercatat 6 kali musibah kecelakaan pesawat terjadi di Gunung Salak. Tahun 2003, sebanyak 7 orang tewas dalam musibah jatuhnya helikopter S-58 Twin Pack milik TNI Angkatan Udara. Tahun 2004, pesawat Paralayang JT500 jatuh dan menewaskan 3 orang.
Dua bulan kemudian pesawat Cessna 185 Skywagon juga jatuh dan menewaskan 5 orang. Pada tahun 2008, pesawat Cassa TNI AU A212-200 juga jatuh di Gunung Salak dan menewaskan 18 orang. Setahun berselang tepatnya April 2009, pesawat latih Sundowner menewaskan 3 orang. Terakhir tahun 2012 kecelakaan di Gunung Salak menimpa pesawat Sukhoi Superjet 100 yang menewaskan paling banyak korban, yakni 45 orang.
Baca juga: Seram Banget! Pendaki Gunung Salak Berubah Jadi Pocong Gara-gara Jimat Pesugihan
Ketika terjadinya kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100, mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf mengimbau agar maskapai penerbangan tidak menerbangkan pesawatnya melewati 3 gunung di pegunungan segitiga bermuda karena dianggap jalur berbahaya yang dapat memutus komunikasi pesawat.
Lihat Juga :