Pertamina EP Mulai Pulihkan CPP Gundih yang Terbakar
Senin, 13 April 2020 - 16:40 WIB
Para pekerja sedang melakukan recovery di Central Processing Plant (CPP) Gas Gundih.Foto/ist
BLORA - Proses investigasi internal Pertamina EP dan SKK Migas untuk menemukan penyebab kebakaran Unit Thermal Oxidizer (TOX) di Central Processing Plant (CPP) Gas Gundih masih berlangsung.
Menurut General Manager Asset 4 Agus Amperianto, tim di lapangan mulai melakukan persiapan pemasangan crane dan perancah (scaffolding) pada dinding luar TOX. “Kita bergerak paralel, sembari investigasi berjalan, sudah mulai kita persiapkan material dan tenaga untuk melakukan instalasi pemasangan scaffolding,” katanya, Senin (13/4/2020).
Agus menambahkan, timnya melakukan upaya percepatan perbaikan. Sehingga CPP Gundih dapat segera beroperasi kembali. “Proses investigasi nantinya akan mengerucut mengenai seberapa besar kerusakan akibat kebakaran, Sehingga kita bisa menghitung estimasi waktu yang dibutuhkan untuk perbaikan,” imbuhnya.
Perancah atau scaffolding sendiri digunakan sebagai bangunan sementara untuk membantu pekerja bekerja ataupun melakukan perbaikan pada ketinggian tertentu dengan aman. “Proses instalasi baru mencapai tiga persen, Dengan material pendukung yang tiba di lokasi sekitar 30 persen dengan manpower 28 orang. Minggu ini akan kita kejar, doakan semuanya bisa berjalan lancar,” jelas Agus.
Menurut General Manager Asset 4 Agus Amperianto, tim di lapangan mulai melakukan persiapan pemasangan crane dan perancah (scaffolding) pada dinding luar TOX. “Kita bergerak paralel, sembari investigasi berjalan, sudah mulai kita persiapkan material dan tenaga untuk melakukan instalasi pemasangan scaffolding,” katanya, Senin (13/4/2020).
Agus menambahkan, timnya melakukan upaya percepatan perbaikan. Sehingga CPP Gundih dapat segera beroperasi kembali. “Proses investigasi nantinya akan mengerucut mengenai seberapa besar kerusakan akibat kebakaran, Sehingga kita bisa menghitung estimasi waktu yang dibutuhkan untuk perbaikan,” imbuhnya.
Perancah atau scaffolding sendiri digunakan sebagai bangunan sementara untuk membantu pekerja bekerja ataupun melakukan perbaikan pada ketinggian tertentu dengan aman. “Proses instalasi baru mencapai tiga persen, Dengan material pendukung yang tiba di lokasi sekitar 30 persen dengan manpower 28 orang. Minggu ini akan kita kejar, doakan semuanya bisa berjalan lancar,” jelas Agus.
Lihat Juga :