4 Orang Diperiksa sebagai Saksi Atas Kasus Anggota Polri Dianiaya
Rabu, 08 Desember 2021 - 02:39 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Empat orang diperiksa sebagai saksi terkait kasus penganiayaan anggota Polri Brigadir IL pada Selasa (7/12/2021). Hal ini dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan.
Baca juga: Anggota Polres Tangsel Diserang Pelaku Balap Liar di Pondok Indah
Empat orang saksi yang diperiksa yakni Mundopir (54), Kartika (35), Wahyu (29), dan Amir Mahmud (52).
Baca juga: Kapolda Metro Jaya Bakal Fasilitasi Pembalap Liar di Jakarta
Sebagaimana diketahui anggota Polri Brigadir IL menjadi korban penganiayaan sekelompok orang tidak dikenal. Peristiwa ini terjadi saat dia membubarkan balap liar di Bundaran Pondok Indah, Jalan Metro Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menyebutkan, kejadian penganiayaan terhadap anggota polri tersebut terjadi sekitar Pukul 03.30 WIB.
"Telah terjadi penganiayaan terhadap Brigadir IL Anggota Polri Sabhara Polres Tanggerang Selatan saat ia bersama istri dan keluarganya sedang melintas dari arah Ciputat menuju Manggarai," kata Endra Zulpan.
Baca juga: Anggota Polres Tangsel Diserang Pelaku Balap Liar di Pondok Indah
Empat orang saksi yang diperiksa yakni Mundopir (54), Kartika (35), Wahyu (29), dan Amir Mahmud (52).
Baca juga: Kapolda Metro Jaya Bakal Fasilitasi Pembalap Liar di Jakarta
Sebagaimana diketahui anggota Polri Brigadir IL menjadi korban penganiayaan sekelompok orang tidak dikenal. Peristiwa ini terjadi saat dia membubarkan balap liar di Bundaran Pondok Indah, Jalan Metro Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menyebutkan, kejadian penganiayaan terhadap anggota polri tersebut terjadi sekitar Pukul 03.30 WIB.
"Telah terjadi penganiayaan terhadap Brigadir IL Anggota Polri Sabhara Polres Tanggerang Selatan saat ia bersama istri dan keluarganya sedang melintas dari arah Ciputat menuju Manggarai," kata Endra Zulpan.