Plt Wali Kota Dorong Daya Saing Industri TPT ke Tingkat Ekspor
Selasa, 16 November 2021 - 04:29 WIB
Keberadaan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di Kota Cimahi harus terus bekembang meningkatkan produksinya ke pasar ekspor. Oleh karenanya harus dibuat inovasi produk yang diminati konsumen. Foto SINDOnews
CIMAHI - Keberadaan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di Kota Cimahi harus terus bekembang meningkatkan produksinya ke pasar ekspor. Oleh karenanya harus dibuat inovasi produk yang diminati konsumen.
Keberadaan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di Kota Cimahi harus terus bekembang meningkatkan produksinya ke pasar ekspor. Oleh karenanya harus dibuat inovasi produk yang diminati konsumen dengan memperhatikan kualitas serta keergonomisan suatu produk.
"Kualitas produk dapat ditingkatkan dengan penerapan sistem ergonomi, sehingga dapat meningkatkan daya saing industri TPT di Kota Cimahi sampai ke taraf ekspor," kata Plt Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, Senin (15/11/2021). Baca juga: Janji Pemerintah, Industri Tekstil RI Masuk 5 Besar Dunia di 2030
Dia menjelaskan, ergonomi merupakan disiplin keilmuan yang mempelajari perilaku manusia dalam kaitannya dengan pekerjaan. Melalui sistem itu akan dilakukan penyelarasan semua elemen yang berinteraksi dengan manusia. Penerapannya juga sudah harus dilaksanakan sejak tahap perencanaan produk.
Keberadaan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di Kota Cimahi harus terus bekembang meningkatkan produksinya ke pasar ekspor. Oleh karenanya harus dibuat inovasi produk yang diminati konsumen dengan memperhatikan kualitas serta keergonomisan suatu produk.
"Kualitas produk dapat ditingkatkan dengan penerapan sistem ergonomi, sehingga dapat meningkatkan daya saing industri TPT di Kota Cimahi sampai ke taraf ekspor," kata Plt Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, Senin (15/11/2021). Baca juga: Janji Pemerintah, Industri Tekstil RI Masuk 5 Besar Dunia di 2030
Dia menjelaskan, ergonomi merupakan disiplin keilmuan yang mempelajari perilaku manusia dalam kaitannya dengan pekerjaan. Melalui sistem itu akan dilakukan penyelarasan semua elemen yang berinteraksi dengan manusia. Penerapannya juga sudah harus dilaksanakan sejak tahap perencanaan produk.
Lihat Juga :