Banjir di Jakarta Cepat Surut, Begini Cara Penanganannya
Minggu, 14 November 2021 - 08:38 WIB
Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Sabdo Kurnianto menjelaskan, berdasarkan monitoring Dinas SDA DKI Jakarta, tinggi muka air di seluruh pintu air masih bervariasi yaitu normal dan siaga. Hingga pukul 21.00 WIB, tidak ada pintu air yang berstatus awas/siaga 1, bahkan sebagian besar berstatus normal. "Para petugas juga bahu-membahu bersama RT/RW dan warga bekerjasama dalam mengatasi genangan,” ucapnya.
Kehadiran personel gabungan seperti PPSU, pompa air, dan damkar yang berkoordinasi dengan RT/RW serta warga untuk membantu warga terdampak genangan/banjir mampu mempercepat surutnya genangan sehingga jalan raya bisa tetap dilalui kendaraan.
Baca juga: Pemprov DKI Terjunkan Petugas, Banjir di Sejumlah Lokasi Cepat Surut
Lurah Cipayung Yulian Fathiniah melaporkan tidak terdapat genangan yang mengganggu aktivitas warga dan lalu lintas sekitar meskipun hujan melanda sejak Sabtu sore di kawasan tersebut.
Ketua RT 011/004 sekaligus Ketua Kampung Siaga Bencana di Kemang Bangka, Mampang Tukul Mawardi menginformasikan ketinggian air di wilayahnya sempat mencapai 80 cm. "Sudah sejak Sabtu sore airnya naik. Memang karena wilayah kita ada di tengah aliran Kali Mampang jadinya mudah tergenang, tetapi sudah surut," katanya.
Kehadiran personel gabungan seperti PPSU, pompa air, dan damkar yang berkoordinasi dengan RT/RW serta warga untuk membantu warga terdampak genangan/banjir mampu mempercepat surutnya genangan sehingga jalan raya bisa tetap dilalui kendaraan.
Baca juga: Pemprov DKI Terjunkan Petugas, Banjir di Sejumlah Lokasi Cepat Surut
Lurah Cipayung Yulian Fathiniah melaporkan tidak terdapat genangan yang mengganggu aktivitas warga dan lalu lintas sekitar meskipun hujan melanda sejak Sabtu sore di kawasan tersebut.
Ketua RT 011/004 sekaligus Ketua Kampung Siaga Bencana di Kemang Bangka, Mampang Tukul Mawardi menginformasikan ketinggian air di wilayahnya sempat mencapai 80 cm. "Sudah sejak Sabtu sore airnya naik. Memang karena wilayah kita ada di tengah aliran Kali Mampang jadinya mudah tergenang, tetapi sudah surut," katanya.
(jon)
Lihat Juga :