Anies: Ijtima Ulama Perkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Rabu, 10 November 2021 - 16:50 WIB
"Kami sering menganalogikan menjadi Indonesia bukan sebuah percampuran melainkan sebuah persenyawaan. Berbagai unsur bergabung membentuk unsur baru yang berbeda sebagaimana hidrogen bertemu oksigen, maka akan membentuk air,” kata Anies.

Menurut dia, seringkali ketika melihat Indonesia lebih menekankan unsur-unsur bukan pada entitas barunya sehingga Bhinneka Tunggal Ika yang dilihat hanya keragaman bukan persatuannya.

Baca juga: Spanduk Dukungan Anies Maju Capres 2024 Mulai Bermunculan

Yang paling penting dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika adalah kata Tunggal yaitu persatuan. Karena, Bhinneka atau keragaman adalah ciptaan dan karunia Allah SWT yang harus disyukuri. Namun, Tunggal adalah ikhtiar manusia menjadi satu mensyukuri keragaman tersebut.

Rakyat Indonesia punya tanggung jawab untuk merawat agar Tunggal tersebut tidak hilang. Justru harus dirawat karena perbedaan keragaman adalah kodrat dan iradat dari Allah SWT. “Sebab, keragaman yang dirawat dalam persatuan itulah pada akhirnya Ijtima Ulama berlangsung tanpa perlu ada penerjemah. Karena semua suku telah sepakat, satu bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia,” ujar Anies.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!