Hadapai Krisis Pangan di Masa Pandemi dengan Solidaritas Ekonomi
Kamis, 04 Juni 2020 - 23:19 WIB
“Pada lini distribusi dan konsumsi, dengan meningkatkan cadangan pangan pokok (beras) dengan menjalin kontrak kerjasama pembelian hasil panen petani dalam satu paket program insentif biaya produksi untuk petani,” jelasnya.
Kemudian memfasilitasi dan mengkoordinasikan pendirian lumbung pangan komunitas oleh warga sebagai platform alternatif ketahanan pangan yang dikelola warga secara mandiri. Mengembangkan kontrak kerja sama dengan komunitas petani dan peternak untuk mendekatkan rantai pasok, menjamin kepastian permintaan produk, serta memberikan insentif harga kepada produsen untuk merawat keberlanjutan produksi petani.
Selanjutnta mengelola lumbung pangan komunitas berlandaskan prinsip solidaritas, partisipatif, transparan, dan akuntabel Melakukan kendali mutu keamanan pangan yang dijual atau didonasikan serta mengembangkan koordinasi dan kerjasama dengan pemerintah dalam memantau ketahanan pangan warga di wilayahnya.
“Menyimpan dan mengelola surplus hasil panen pertanian rumah tangga dalam kerangka penguatan resiliensi pangan dan ekonomi keluarga,” terangnya.
Kemudian memfasilitasi dan mengkoordinasikan pendirian lumbung pangan komunitas oleh warga sebagai platform alternatif ketahanan pangan yang dikelola warga secara mandiri. Mengembangkan kontrak kerja sama dengan komunitas petani dan peternak untuk mendekatkan rantai pasok, menjamin kepastian permintaan produk, serta memberikan insentif harga kepada produsen untuk merawat keberlanjutan produksi petani.
Selanjutnta mengelola lumbung pangan komunitas berlandaskan prinsip solidaritas, partisipatif, transparan, dan akuntabel Melakukan kendali mutu keamanan pangan yang dijual atau didonasikan serta mengembangkan koordinasi dan kerjasama dengan pemerintah dalam memantau ketahanan pangan warga di wilayahnya.
“Menyimpan dan mengelola surplus hasil panen pertanian rumah tangga dalam kerangka penguatan resiliensi pangan dan ekonomi keluarga,” terangnya.
(nun)
Lihat Juga :