Kafilah Jakarta Sabet Juara Umum STQ Nasional 2021, Anies Harap Jadi Inspirasi untuk Semua
Kamis, 04 November 2021 - 19:45 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan penghargaan kepada Kafilah DKI Jakarta XXVI yang berhasil mempertahankan Juara Umum STQ Tingkat Nasional 2021 di Balai Kota DKI, Kamis (4/11/2021). Foto: SINDOnews/Komaruddin Bagja Arjawinangun
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta jajaran Pemprov DKI mengapresiasi Kafilah DKI Jakarta XXVI yang telah berhasil mempertahankan Juara Umum dalam Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Tingkat Nasional Tahun 2021.
“Rasanya seperti baru kemarin kita melepas Kafilah DKI untuk berlomba dan pada waktu itu ditargetkan Insyaallah dapat mempertahankan juara. Niat baik, kerja keras, ridho Allah, cita-cita itu tercapai. Selamat untuk semua,” ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (4/11/2021).
Baca juga: Kafilah DKI Kembali Juara Umum STQH Nasional, Anies Sampaikan Apresiasi dan Rasa Bangga
Dia menyebut prestasi ini merupakan kombinasi dari ikhtiar dan doa. Ikhtiar merupakan proses persiapan panjang para peserta lomba dan pembimbingnya serta doa dari seluruh pihak. “Izinkan saya menggarisbawahi ini semua kombinasi. Pertama, ikhtiarnya bukan saja saat berangkat berlomba, tetapi persiapan yang panjang. Karena itu saya sampaikan terima kasih kepada para pembimbing yang bekerja di balik prestasi ini,” ungkapnya.
“Kedua, doa kita semua. Ikhtiar kita lakukan begitu juga doa dikerjakan. Nanti pulang sampai di rumah datangi orang tua, cium tangannya, sampaikan terima kasih atas doanya karena mereka semua kirim doa kepada Anda yang memungkinkan Anda berprestasi seperti saat ini,” ujar Anies.
“Rasanya seperti baru kemarin kita melepas Kafilah DKI untuk berlomba dan pada waktu itu ditargetkan Insyaallah dapat mempertahankan juara. Niat baik, kerja keras, ridho Allah, cita-cita itu tercapai. Selamat untuk semua,” ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (4/11/2021).
Baca juga: Kafilah DKI Kembali Juara Umum STQH Nasional, Anies Sampaikan Apresiasi dan Rasa Bangga
Dia menyebut prestasi ini merupakan kombinasi dari ikhtiar dan doa. Ikhtiar merupakan proses persiapan panjang para peserta lomba dan pembimbingnya serta doa dari seluruh pihak. “Izinkan saya menggarisbawahi ini semua kombinasi. Pertama, ikhtiarnya bukan saja saat berangkat berlomba, tetapi persiapan yang panjang. Karena itu saya sampaikan terima kasih kepada para pembimbing yang bekerja di balik prestasi ini,” ungkapnya.
“Kedua, doa kita semua. Ikhtiar kita lakukan begitu juga doa dikerjakan. Nanti pulang sampai di rumah datangi orang tua, cium tangannya, sampaikan terima kasih atas doanya karena mereka semua kirim doa kepada Anda yang memungkinkan Anda berprestasi seperti saat ini,” ujar Anies.
Lihat Juga :