Waspada Banjir, Kampung Melayu Siapkan 10 Posko Pengungsian
Selasa, 02 November 2021 - 22:12 WIB
Tak hanya itu, kata dia, Kantor Kelurahan Kampung Melayu pun disiapkan guna mengantisipasi ratusan Kepala Keluarga (KK) yang harus mengungsi saat terjadinya banjir yang diperkirakan mencapai puncak Januari 2022.
Baca Juga : Banjir Jakarta Timur-Bekasi Belum Teratasi, 3 Kota Ini Kompak Pertanyakan Kinerja Kementerian PUPR
”Kita sudah siagakan dan persiapkan. Selain itu, juga dibantu dengan adanya sumur resapan sudah dibangun di empat titik lokasi tersebut dan berfungsi dengan baik,” ucapnya.
Permukiman warga di Kebon Pala merupakan wilayah rawan banjir lantaran jaraknya yang berdekatan dengan aliran kali Ciliwung. Saat hujan tiba debit air berasal dari wilayah hulu seperti Bogor dan Depok akan melintasi permukiman warga.
Oleh karena itu untuk memberikan informasi naiknya air pihaknya memasang warning system. ”Selain menyediakan posko pengungsian, kita juga telah manfaatkan alat ukur curah hujan, sebagai warning system (sistem peringatan) hujan akan turun dan dapat kiriman dari hulu,” tuturnya.
Baca Juga : Banjir Jakarta Timur-Bekasi Belum Teratasi, 3 Kota Ini Kompak Pertanyakan Kinerja Kementerian PUPR
”Kita sudah siagakan dan persiapkan. Selain itu, juga dibantu dengan adanya sumur resapan sudah dibangun di empat titik lokasi tersebut dan berfungsi dengan baik,” ucapnya.
Permukiman warga di Kebon Pala merupakan wilayah rawan banjir lantaran jaraknya yang berdekatan dengan aliran kali Ciliwung. Saat hujan tiba debit air berasal dari wilayah hulu seperti Bogor dan Depok akan melintasi permukiman warga.
Oleh karena itu untuk memberikan informasi naiknya air pihaknya memasang warning system. ”Selain menyediakan posko pengungsian, kita juga telah manfaatkan alat ukur curah hujan, sebagai warning system (sistem peringatan) hujan akan turun dan dapat kiriman dari hulu,” tuturnya.
(ams)
Lihat Juga :