Geger, Pemuda Tewas Tergantung di Ruko Bekasi Town Square
Kamis, 21 Oktober 2021 - 19:05 WIB
Seorang pemuda ditemukan tewas tergantung di sebuah ruko Bekasi Town Square (Betos) Blok B No 9, Jalan Cut Meutia RT 4 RW 9, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
BEKASI - Seorang pemuda ditemukan tewas tergantung di sebuah ruko Bekasi Town Square (Betos) Blok B No 9, Jalan Cut Meutia RT 4 RW 9, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Aksi nekad korban M (22) sempat membuat geger ruko yang berada di samping pusat perbelanjaan Bekasi tersebut.
Kapolsek Bekasi Timur AKP Rusit Malaka mengatakan, korban ditemukan tewas tergantung pada Rabu (20/10/2021) sekitar pukul 21.00 WIB. Belum diketahui alasan korban nekad mengakhiri hidupnya.
Baca juga: Tragis! Influencer Cantik Bunuh Diri Tenggak Pestisida saat Siaran Langsung di Douyin
”Belum diketahui motifnya. Ini yang masih kita selidiki penyebab aksi nekad korban,” katanya, Kamis (21/10/2021).
Kejadian itu bermula ketika saksi Maymunah yang merupakan kerabat korban tengah mengantar M untuk bekerja di lokasi tersebut. Kala itu dia masih berkomunikasi dengan korban hingga pukul 11.07 WIB. Namun sekitar pukul 18.07 WIB, Maymunah hendak menjemput korban kembali untuk pulang ke rumah.
Lalu setibanya di lokasi kejadian, dia pun mencoba menghubungi korban melalui aplikasi chat. Dikarenakan korban tidak membalas pesan, Maymunah mencoba memencet bel ruko berulang kali, tetapi tak kunjung mendapatkan respons dari korban.
Hingga akhirnya ia pulang ke rumah korban dan mengajak saksi lain ke tempat teman korban untuk meminta kunci ruko. Setelah keduanyamendapatkan kunci mereka langsung membuka ruko dan mencari keberadaan korban.
Kapolsek Bekasi Timur AKP Rusit Malaka mengatakan, korban ditemukan tewas tergantung pada Rabu (20/10/2021) sekitar pukul 21.00 WIB. Belum diketahui alasan korban nekad mengakhiri hidupnya.
Baca juga: Tragis! Influencer Cantik Bunuh Diri Tenggak Pestisida saat Siaran Langsung di Douyin
”Belum diketahui motifnya. Ini yang masih kita selidiki penyebab aksi nekad korban,” katanya, Kamis (21/10/2021).
Kejadian itu bermula ketika saksi Maymunah yang merupakan kerabat korban tengah mengantar M untuk bekerja di lokasi tersebut. Kala itu dia masih berkomunikasi dengan korban hingga pukul 11.07 WIB. Namun sekitar pukul 18.07 WIB, Maymunah hendak menjemput korban kembali untuk pulang ke rumah.
Lalu setibanya di lokasi kejadian, dia pun mencoba menghubungi korban melalui aplikasi chat. Dikarenakan korban tidak membalas pesan, Maymunah mencoba memencet bel ruko berulang kali, tetapi tak kunjung mendapatkan respons dari korban.
Hingga akhirnya ia pulang ke rumah korban dan mengajak saksi lain ke tempat teman korban untuk meminta kunci ruko. Setelah keduanyamendapatkan kunci mereka langsung membuka ruko dan mencari keberadaan korban.