Hari Keempat, 8 Orang CPNS Bangka Tengah Positif COVID-19
Senin, 11 Oktober 2021 - 15:03 WIB
Peserta SKD CPNS Bangka Tengah. Foto Rachmat Kurniawan
BANGKA TENGAH - Panitia pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) calon pegawai negri sipil (CPNS) Kabupaten Bangka Tengah menyebutkan, sebanyak delapan orang peserta terkonfirmasi positif COVID-19 saat seleksi memasuki hari keempat. Delapan peserta terkomfirmasi positif itu terpaksa harus dijadwalkan ulang untuk pelaksanaan seleksi susulan.
"Hari ini (Senin) sudah ada enam orang yang melaporkan positif COVID-19 dan dua orang lainya ditemukan pada hari pertama. Satu orang yang positif mengambil lokasi seleksi di Jambi dan satu orang lagi di Kabupaten Bangka Tengah," ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Bangka Tengah, Wahyu Nurrakhman pada Senin (11/10/2021). Baca juga: Terlambat ke Lokasi Ujian, Peserta Tes CPNS Pemkot Makassar Langsung Gugur
Dikatakan Wahyu, jika enam orang peserta yang dinyatakan positif tersebut diketahui saat melakukan pemeriksaan swab antigen pada Minggu (10/10/2021) kemarin di Gedung Serba Guna Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.
"Sebenarnya mereka dijadwalkan mengikuti tes hari ini, namun secara otomatis tidak bisa mengikuti tes dan harus dijadwalkan ulang," ujar Wahyu.
"Hari ini (Senin) sudah ada enam orang yang melaporkan positif COVID-19 dan dua orang lainya ditemukan pada hari pertama. Satu orang yang positif mengambil lokasi seleksi di Jambi dan satu orang lagi di Kabupaten Bangka Tengah," ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Bangka Tengah, Wahyu Nurrakhman pada Senin (11/10/2021). Baca juga: Terlambat ke Lokasi Ujian, Peserta Tes CPNS Pemkot Makassar Langsung Gugur
Dikatakan Wahyu, jika enam orang peserta yang dinyatakan positif tersebut diketahui saat melakukan pemeriksaan swab antigen pada Minggu (10/10/2021) kemarin di Gedung Serba Guna Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.
"Sebenarnya mereka dijadwalkan mengikuti tes hari ini, namun secara otomatis tidak bisa mengikuti tes dan harus dijadwalkan ulang," ujar Wahyu.
Lihat Juga :