Mahapatih Gajah Mada Dituduh Lakukan Strategi Licik Saat Pasukan Majapahit Menyerbu Bali

Kamis, 07 Oktober 2021 - 23:55 WIB
Ilustrasi Gajah Mada, sketsa ini didasari dari gambaran lama oleh M. Yamin. Foto/Wikipedia
Majapahit terus berupaya memperluas wilayahnya, dengan rencana penakhlukan terhadap Bali. Mahapatih Gajah Mada, yang telah mengucapkan sumpah Palapa, didapuk mengatur strategi perang saat pasukan Majapahit menyerbu bali.

Baca juga: Kisah Asmara Gajah Mada, Panglima Perang Majapahit yang Sumpahnya Menggemparkan Nusantara



Dalam peristiwa penyerbuan Majapahit ke Bali tersebut, Mahapatih Majapahit Gajah Mada mempertontonkan keahliannya sebagai jagonya strategi perang. Salah satunya, dengan menempatkan Arya Damar sebagai pemimpin pasukan saat menyerbu Bali.

Bahkan, dalam penyerbuan Majapahit ke Bali tersebut, menurut ahli sejarah Enung Nurhayati dalam bukunya berjudul "Gajah Mada Sistem Politik dan Kepemimpinan,". Saat itu, Mahapatih Gajah Mada diberi tugas oleh Raja Majapahit bersama, bala tentara untuk memusnahkan Bali.

Baca juga: Mahasiswi dan Pasangan ASN Digerebek Saat Asyik Bersetubuh di Tepian Danau Singkarak

Penaklukan Bali menjadi bagian dari misi Majapahit memperluas kekuasaan. Hal ini juga dikisahkan pada Kakawin Gajah Mada pada pupuh 54.4-5. Dikisahkan, pasukan Majapahit yang berjumlah 15 ribu ini pernah menyerang Bali, dari arah utara yang dipimpin oleh Arya Damar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!