Ngaku Terancam, Pria Ini Siram Ibu dan Anak dengan Minyak Goreng Panas
Senin, 27 September 2021 - 13:17 WIB
Seorang laki-laki berinisial PR (45), warga Kelurahan Beru, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar mengaku jiwanya terancam sehingga menyiram seorang ibu dan anak dengan minyak goreng panas. Foto ilustrasi SINDOnews
BLITAR - Seorang laki-laki berinisial PR (45), warga Kelurahan Beru, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar mengaku jiwanya terancam sehingga menyiram seorang ibu dan anak dengan minyak goreng panas. PR mengaku spontan melakukan itu, karena di belakangnya ada orang sedang mengacungkan parang.
"Dari hasil pemeriksaan petugas, semua itu (seseorang membawa parang) hanya bayangan pelaku saja," ujar Kapolsek Wlingi AKP Mulyanto kepada wartawan, Senin (27/9/2021).Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Dibunuh Tanpa Busana, 2020 Korban Pernah Konflik dengan Ayahnya
Insiden penyiraman minyak panas berlangsung Sabtu malam (25/9) di wilayah Beru. Tidak butuh waktu lama, petugas langsung membekuk PR sekaligus menetapkannya sebagai tersangka.
Dalam pemeriksaan penyidikan. PR yang sehari-hari dikenal sebagai tukang parkir di lokasi kejadian, mengaku merasa terancam. Dan apa yang disampaikan pelaku, tidak sesuai kenyataan. Di lokasi kejadian, yakni warung jualan jadah goreng milik korban malam itu, korban bernama Laili sedang melayani pembeli.
"Dari hasil pemeriksaan petugas, semua itu (seseorang membawa parang) hanya bayangan pelaku saja," ujar Kapolsek Wlingi AKP Mulyanto kepada wartawan, Senin (27/9/2021).Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Dibunuh Tanpa Busana, 2020 Korban Pernah Konflik dengan Ayahnya
Insiden penyiraman minyak panas berlangsung Sabtu malam (25/9) di wilayah Beru. Tidak butuh waktu lama, petugas langsung membekuk PR sekaligus menetapkannya sebagai tersangka.
Dalam pemeriksaan penyidikan. PR yang sehari-hari dikenal sebagai tukang parkir di lokasi kejadian, mengaku merasa terancam. Dan apa yang disampaikan pelaku, tidak sesuai kenyataan. Di lokasi kejadian, yakni warung jualan jadah goreng milik korban malam itu, korban bernama Laili sedang melayani pembeli.
Lihat Juga :