Si Gantang dan Entong Tolo, Dua Bandit Pondok Gede Bikin Pusing Polisi Batavia dan Tuan Tanah

Minggu, 19 September 2021 - 05:00 WIB


Jagoan unjuk gigi adu belati. Foto: Ilustrasi/sejarahjakarta.com

Sejarawan sosial Inggris EJ Hosbawn mendefinisikan istilah bandit sebagai seseorang atau kelompok yang merampok dengan kekerasan. Namun demikian, bandit ini dibedakan menjadi Bandit Biasa (Ordinary Bandit) dan Bandit Sosial (Social Bandit). Bandit Biasa melakukan kejahatan dengan cara merampok tanpa latar belakang apapun. Sedangkan, Bandit Sosial adalah perbuatan seseorang atau sekelompok untuk merampok yang dilatarbelakangi kepentingan sosial-politik.

Nah, perbedaannya Si Gantang merampok tanpa latar belakang apapun yang disebut Hosbawn sebagai Bandit Biasa (Ordinary Bandit). Sementara, Entong Tolo merampok dengan latar belakang sosial-politik (resistensi terhadap pengelola perkebunan) yang oleh Hosbawn pula disebut sebagai Bandit Sosial (Social Bandit).

Tahun 1903 Batavia digemparkan dengan kaburnya seorang terpidana mati bernama Gantang yang telah menghabiskan waktu selama 6 tahun di penjara. Beritanya menghiasi sejumlah surat kabar kala itu seperti Bataviaasch Nieuwsblad yang memberi judul “Onze Mafia” yang lebih mengisahkan peningkatan intensitas kejahatan dan sensasi Si Gantang untuk mempermainkan para “hamba wet” setelah kabur dari penjara.

Dalam buku Figures of Criminality in Indonesia, the Philippines, and Colonial Vietnam karya Rudolf Mrazek, aksi kejahatannya yang bermarkas di Pondok Gede, Si Gantang bersama anggota kelompoknya kedapatan mengelabui polisi dengan menggunakan seragam otoritas pemerintah sebagai taktik seperti mengenakan topi asisten residen dan seragam polisi, memungut pajak kepada tuan-tuan tanah misalnya.

Pemerintah kolonial pun sampai harus mengerahkan polisi militer untuk menangkapnya. Disinyalir Si Gantang juga melakukan kongkalikong dengan pejabat lokal untuk mendukung aksinya, seperti memberi suap kepada Demang Bekasi untuk melepaskan narapidana lain yang menjadi anggotanya. Bahkan, Si Gantang memiliki informan dari kalangan bangsa Eropa untuk mendapatkan informasi dan senjata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!