Banyak Anak Putus Sekolah Akibat Pandemi, Dinas Pendidikan Blusukan Cari Siswa
Jum'at, 17 September 2021 - 10:54 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo menjelaskan anak putus sekolah yang terus dicari di kampung-kampung. SINDOnews/dok
SURABAYA - Selama pandemi COVID-19 ini banyak keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi. Efek dominonya tentu anak putus sekolah semakin banyak. Untuk mencegah anak putus sekolah, Dinas Pendidikan terus berburu keberadaan anak putus sekolah di Surabaya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo menuturkan, pihaknya terus mencari keberadaan anak putus sekolah di Kota Pahlawan. Bahkan, ia sangat berterima kasih apabila ada laporan dari masyarakat yang menemukan keberadaan anak putus sekolah. Baca juga: Putus Sekolah, Puluhan Siswa Bekerja dan Menikah Akibat Pandemi
"Kita terus mencari apakah masih ada anak putus sekolah di Surabaya. Kalau ada pasti segera kami tindaklanjuti," kata Supomo, Kamis (16/9/2021).
Ia melanjutkan, apabila ada pihak yang menyatakan di Surabaya banyak anak putus sekolah, maka data tersebut seharusnya juga disampaikan ke Dinas Pendidikan. Melalui data tersebut, pihaknya memastikan langsung menindaklanjutinya.
"Kalau ada (anak putus sekolah), datanya itu mana? Kita ini malah uber-uber, dalam arti mencari anak putus sekolah . Kalau ketemu, kita pasti sekolahkan dengan berbagai macam cara," jelasnya.
Ia mencontohkan, ketika ditemukan anak putus sekolah yang melebih batas umur, maka Dispendik akan memfasilitasi pendidikannya melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Namun, jika umur anak tersebut masih memenuhi persyaratan, tentu akan difasilitasi pendidikan reguler.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo menuturkan, pihaknya terus mencari keberadaan anak putus sekolah di Kota Pahlawan. Bahkan, ia sangat berterima kasih apabila ada laporan dari masyarakat yang menemukan keberadaan anak putus sekolah. Baca juga: Putus Sekolah, Puluhan Siswa Bekerja dan Menikah Akibat Pandemi
"Kita terus mencari apakah masih ada anak putus sekolah di Surabaya. Kalau ada pasti segera kami tindaklanjuti," kata Supomo, Kamis (16/9/2021).
Ia melanjutkan, apabila ada pihak yang menyatakan di Surabaya banyak anak putus sekolah, maka data tersebut seharusnya juga disampaikan ke Dinas Pendidikan. Melalui data tersebut, pihaknya memastikan langsung menindaklanjutinya.
"Kalau ada (anak putus sekolah), datanya itu mana? Kita ini malah uber-uber, dalam arti mencari anak putus sekolah . Kalau ketemu, kita pasti sekolahkan dengan berbagai macam cara," jelasnya.
Ia mencontohkan, ketika ditemukan anak putus sekolah yang melebih batas umur, maka Dispendik akan memfasilitasi pendidikannya melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Namun, jika umur anak tersebut masih memenuhi persyaratan, tentu akan difasilitasi pendidikan reguler.
Lihat Juga :