Sejarah Jalan Gajah Mada di Batavia, Dibangun Tahun 1648 oleh Kapten Tionghoa Phoa Beng Gan

Sabtu, 04 September 2021 - 05:05 WIB


Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat tahun 2013. Foto: Wikipedia

Merujuk buku Menyisir Jejak Betawi karya Windoro Adi, Kali Molenvliet dibangun setelah konflik internal di Kesultanan Banten kian tak terbendung pada abad XVII. Kondisi ini dianggap tak menguntungkan perusahaan dagang Belanda, Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC).

Gubernur keempat VOC Jan Pieterszoo Coen (JP Coen) lantas memindahkan armadanya ke Batavia yang kala itu masuk tahap pembangunan tepatnya di kota lama Kampung Akuarium atau sekitar Museum Bahari. Namun, aktivitas yang tinggi membuat warga kesulitan mendapatkan air tawar. Kondisi ini diperburuk dengan banyaknya rawa di kawasan ini yang dipenuhi sampah.

Lambat laun warga mulai diserang wabah malaria. JP Coen kemudian meminta Kapten Tionghoa Phoa Ben Gan untuk membantu mengatasinya. Dengan ilmu keirigasiannya, Phoa Ben Gan mulai merancang kanal menuju Teluk Jakarta di kawasan Kampung Akuarium. Dengan aliran besar air dari kawasan selatan seperti Kali Ciliwung dan Krukut, maka sampah di rawa-rawa akan menjadi bersih dan tak lagi memicu banjir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!