Akibat Erosi, Bangunan Sekolah Nyaris Cemplung dalam Saluran Irigasi

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 08:32 WIB
"Kondisi seperti ini jelas membuat tidak nyaman bagi parah siswa dan guru yang melaksanakn kegiatan belajar mengajar. Namun untuk memindahkan murid ke ruang lain, mereka tak mencukupi ruang. Mau tak mau hanya itu ruang yang ada," jelasnya.

Yusrawati menyebutkan bahwa pihaknya sudah sering menyampaikan persoalan ini kepada dinas terkait. Namun mereka hanya datang menjeguk saja beberapa kali, setelah itu tak ada realisasi apapun sampai saat ini.

"Sebelum ini ada yang datang kemarin, beberapa dinas seperti pihak pengairan, BPBD dan Dinas Pendidikan. Tetapi hingga saat ini belum ada realisasi apa-apa. Kita khawatirkan terganggunya siswa saat jam belajar dengan kondisi seperti mereka tak fokus di saat jam belajarnya, apalagi di musim penghujan tiba," pintanya. Baca juga: UMB Gelar Pelatihan IT untuk Ratusan Pelajar dan Guru SMA/SMK

Sementara itu Makmur, Kabid Dikdas pada Dinas Pendidikan Pidie Jaya membenarkan kondisi tersebut. "Jadi kami sebelumnya sudah pernah menyurati bupati untuk melakukan pembangunan segera, karena memang kondisi benar-benar membutuhkan," sebut Makmur.

Selain itu, dia juga menjelaskan bahwa saat ini kondisinya dikarenakan DAK, di APBK dan Doka tak ada anggaran untuk menindaklanjuti pembangun sekolah tersebut.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!