Indonesia Hadapi Masalah Kepemimpinan, Hanya 7 Persen Milenial Berkompetensi Jadi Pemimpin
Rabu, 11 Agustus 2021 - 07:41 WIB
Konferensi pers virtual Lead The Fest 2021, Selasa (10/8/2021). Foto/Agung Bakti Sarasa
BANDUNG - Indonesia dihadapkan pada persoalan kekurangan pemimpin di tengah era globalisasi saat ini. Bahkan, hanya 7 persen milenial yang berkompetensi menjadi seorang pemimpin.
Persoalan tersebut mengemuka dalam jumpa pers virtual Lead The Fest 2021 yang digelar oleh platform Pemimpin.id, sebuah yayasan non-profit yang memiliki tujuan utama membentuk ekosistem pemimpin yang inklusif, efektif, dan memberdayakan di Indonesia, Selasa (10/8/2021). Baca juga: Kaum Milenial Karawang Ternyata Penyumbang Terbesar Kasus COVID-19
CEO Pemimpin.id, Dharmaji Suradika mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. Apalagi, kata dia, untuk sektor private saja, Indonesia juga kekurangan sekitar 8 juta pemimpin. Kondisi pandemi COVID-19 , kata Dharmaji, dikhawatirkan menyebabkan stok pemimpin di Indonesia terus menurun. "Berdasarkan penelitan, hanya 7 persen milenial yang berkompetensi menjadi pemimpin dan sektor privat saja kekurangan 8 juta pemimpin," ujar Dharmaji.
Oleh karenanya, pihaknya terus berupaya melakukan kampanye untuk melahirkan calon-calon pemimpin Indonesia masa depan. Lewat upaya kongkret, Pemimpin.id berupaya menciptakan komunitas kepemimpinan lewat riset, media, pelatihan dan event, serta komunitas pembelajar. "Lewat upaya kongkret tersebut, kita menginginkan semakin banyak pemimpin-pemimpin masa depan Indonesia," katanya.
Persoalan tersebut mengemuka dalam jumpa pers virtual Lead The Fest 2021 yang digelar oleh platform Pemimpin.id, sebuah yayasan non-profit yang memiliki tujuan utama membentuk ekosistem pemimpin yang inklusif, efektif, dan memberdayakan di Indonesia, Selasa (10/8/2021). Baca juga: Kaum Milenial Karawang Ternyata Penyumbang Terbesar Kasus COVID-19
CEO Pemimpin.id, Dharmaji Suradika mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. Apalagi, kata dia, untuk sektor private saja, Indonesia juga kekurangan sekitar 8 juta pemimpin. Kondisi pandemi COVID-19 , kata Dharmaji, dikhawatirkan menyebabkan stok pemimpin di Indonesia terus menurun. "Berdasarkan penelitan, hanya 7 persen milenial yang berkompetensi menjadi pemimpin dan sektor privat saja kekurangan 8 juta pemimpin," ujar Dharmaji.
Oleh karenanya, pihaknya terus berupaya melakukan kampanye untuk melahirkan calon-calon pemimpin Indonesia masa depan. Lewat upaya kongkret, Pemimpin.id berupaya menciptakan komunitas kepemimpinan lewat riset, media, pelatihan dan event, serta komunitas pembelajar. "Lewat upaya kongkret tersebut, kita menginginkan semakin banyak pemimpin-pemimpin masa depan Indonesia," katanya.
Lihat Juga :