Bandara Halim Perdanakusuma Dulunya Tempat Latihan Pesawat Fokker Belanda untuk Kawasan Asia Pasifik
Sabtu, 07 Agustus 2021 - 05:30 WIB
Pada masa pemerintahan Soekarno (1959-1965) lapangan terbang Tjililitan berubah nama menjadi Pangkalan Halim Perdanakusuma (Halim PK) untuk mengenang almarhum Abdul Halim Perdanakusuma yang gugur dalam menjalankan tugasnya.
Kemudian, Halim PK juga menjadi Lapangan Udara Utama (Lanuma) TNI AU karena selain dekat Markas Besar TNI Angkatan Udara (MABAU) di Pancoran juga berfungsi sebagai lapangan terbang VVIP/VIP pesawat-pesawat tempur dari Rusia awal tahun 1960-an seperti pesawat pemburu MG 15, MG 17, MIG 19, MIG 21, pesawat pembom, serta pesawat pengangkut Antonov. Selain itu, Hercules juga sempat menghuni Halim PK.
Lapangan terbang Tjililitan. Foto: wikipedia.org
Pada tahun 1928, maskapai milik Belanda di Indonesia melakukan penerbangan di Bandara Halim dengan rute perdana yakni Batavia-Bandung, Batavia-Semarang.
Baca juga: COVID-19 Balik Lagi ke Wuhan, China Tutup Total Semua Bandara
Kemudian, Halim PK juga menjadi Lapangan Udara Utama (Lanuma) TNI AU karena selain dekat Markas Besar TNI Angkatan Udara (MABAU) di Pancoran juga berfungsi sebagai lapangan terbang VVIP/VIP pesawat-pesawat tempur dari Rusia awal tahun 1960-an seperti pesawat pemburu MG 15, MG 17, MIG 19, MIG 21, pesawat pembom, serta pesawat pengangkut Antonov. Selain itu, Hercules juga sempat menghuni Halim PK.
Lapangan terbang Tjililitan. Foto: wikipedia.org
Pada tahun 1928, maskapai milik Belanda di Indonesia melakukan penerbangan di Bandara Halim dengan rute perdana yakni Batavia-Bandung, Batavia-Semarang.
Baca juga: COVID-19 Balik Lagi ke Wuhan, China Tutup Total Semua Bandara
Lihat Juga :