New Normal Kota Lubuklinggau, Orangtua Belum Izinkan Anaknya Masuk Sekolah
Kamis, 28 Mei 2020 - 10:04 WIB
Hal senada juga disampaikan oleh Nekno Ani, ia tetap tidak menyetujui sekolah akan dibuka per 1 Juni ini. Oleh karenanya, ia baru akan menyuruh cucunya untuk masuk sekolah tahun ajaran baru nanti.
Selain itu di media sosial (medsos) beredar angket dan petisi yang menyatakan sekolah sebaiknya belum dibuka hingga penyebaran COVID-19 benar-benar pulih. Dan rata-rata diisi oleh ibu-ibu yang belum mengizinkan anaknya untuk masuk sekolah.
Sedangkan salah satu Kepala SMP Negeri 1 di Kota Lubuklinggau, Yani Jinawar mengatakan bahwa terkait dengan New Normal, apabila sekolah akan mulai di buka maka langkah yang diambil oleh pihak sekolah adalah dengan menyiapkan alat thermogun dibeberapa titik, jadi setiap anak yang akan masuk ke lingkungan sekolah di cek suhu tubuhnya. Kemudian anak-anak diharuskan memakai masker sejak mulai dari rumah dan tidak boleh di lepas selama mengikuti pelajaran.
“Kita himbau dengan orangtua murid untuk mengingatkan anaknya agar memakai masker sejak dari rumah," ujarnya.
Sedangkan untuk pola belajar mengajar setiap kelas anak-anak akan belajar sesuai dengan protokol kesehatan, tetap menjaga jarak, selalu mencuci tangan sebelum masuk dan setelah usai belajar.
“Kita akan menyiapkan tempat cuci tangan disetiap kelas, dan di dalam kelas anak-anak tidak boleh melepas masker selama mengikut pelajaran,” katanya.
Selain itu di media sosial (medsos) beredar angket dan petisi yang menyatakan sekolah sebaiknya belum dibuka hingga penyebaran COVID-19 benar-benar pulih. Dan rata-rata diisi oleh ibu-ibu yang belum mengizinkan anaknya untuk masuk sekolah.
Sedangkan salah satu Kepala SMP Negeri 1 di Kota Lubuklinggau, Yani Jinawar mengatakan bahwa terkait dengan New Normal, apabila sekolah akan mulai di buka maka langkah yang diambil oleh pihak sekolah adalah dengan menyiapkan alat thermogun dibeberapa titik, jadi setiap anak yang akan masuk ke lingkungan sekolah di cek suhu tubuhnya. Kemudian anak-anak diharuskan memakai masker sejak mulai dari rumah dan tidak boleh di lepas selama mengikuti pelajaran.
“Kita himbau dengan orangtua murid untuk mengingatkan anaknya agar memakai masker sejak dari rumah," ujarnya.
Sedangkan untuk pola belajar mengajar setiap kelas anak-anak akan belajar sesuai dengan protokol kesehatan, tetap menjaga jarak, selalu mencuci tangan sebelum masuk dan setelah usai belajar.
“Kita akan menyiapkan tempat cuci tangan disetiap kelas, dan di dalam kelas anak-anak tidak boleh melepas masker selama mengikut pelajaran,” katanya.
Lihat Juga :