Haji Lulung Dukung Polda Metro Jaya Bongkar Mafia Penimbun Obat Covid-19
Selasa, 13 Juli 2021 - 20:35 WIB
Anggota DPR RI Abraham Lulung Lunggana mengapresiasi Polda Metro Jaya yang berhasil menggerebek gudang penimbun obat Covid-19. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Anggota DPR RI Abraham Lulung Lunggana mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polda Metro Jaya yang berhasil menggerebek gudang penimbun obat Covid-19 di kawasan Peta Barat, Cengkareng, Jakarta, Senin (12/7/2021).
Menurut Haji Lulung, gerak cepat anak buah Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran ini merupakan langkah besar dalam rangka membantu menyelamatkan nyawa masyarakat yang saat ini terbaring di rumah sakit, karena terpapar Corona Virus SARS-CoV-2 Covid-19. “Saya terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Polda Metro Jaya yang telah berhasil menangkap mafia penimbun obat, yang saat ini sedang banyak dicari pasien Covid dan rumah sakit,” kata Haji Lulung kepada wartawan, Jakarta, Selasa (13/7/2021).
Sebagaimana diketahui, Senin (12/7/2021) kemarin, jajaran polisi dari Polda Metro berhasil menggerebek dan mengamankan ribuan obat dari gudang yang dijadikan penimbunan obat-obatan Covid-19 dan kesehatan di kawasan Peta Barat, Cengkareng, Jakarta. Baca juga: Bongkar Gudang Penimbunan Obat Covid-19, Polisi Sita Ratusan Boks Azithromycin
Dari gudang tersebut, polisi mencatat setidaknya terdapat 186 varian obat dan terdapat pula obat yang digunakan rumah sakit untuk mengobati penderita Covid-19, obat-obatan itu diduga berasal dari Semarang yang rencananya akan didistribusikan di wilayah Jabodetabek.
Haji Lulung, yang juga Ketum Bamus Betawi, mengaku, dalam beberapa hari terakhir dirinya juga sempat kesulitan mencari obat Covid-19 untuk anggota Bamus Betawi yang saat ini terpapar Virus Covid-19. “Alhamdulillah, sekarang saya menjadi tahu kenapa obat-obat itu sulit dicari. Ternyata ada oknum mafia rakus yang mencari keuntungan besar di tengah kesulitan masyarakat karena Pandemi Covid-19, sekali lagi saya terima kasih kepada jajaran Polda Metro,” ucap Haji Lulung. Baca juga: Polisi Ringkus Sepasang Kekasih Pelaku Pemalsuan Surat Tes PCR dan Swab Antigen
Apalagi, kata dia, obat-obatan tersebut saat ini sangat dibutuhkan pasien penderita Covid-19, akan tetapi tidak ada di pasaran. Namun, menurut Haji Lulung, berkat kerja keras Polda Metro sebagai ujung tombak Satgas Covid-19 DKI Jakarta, kini penyebab kelangkaan obat itu terbongkar. “Gara-gara ulah mafia obat banyak keluarga, kerabat dan saudara-saudara kita yang jadi korban. Obat ini sekarang tidak ada di masyarakat, kalau pun ada, sekarang harga di online 45 juta lebih. Kasihan masyarakat, di rumah sakit-rumah sakit juga tidak ada,” ungkap Anggota Komisi VII DPR itu.
Menurut Haji Lulung, gerak cepat anak buah Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran ini merupakan langkah besar dalam rangka membantu menyelamatkan nyawa masyarakat yang saat ini terbaring di rumah sakit, karena terpapar Corona Virus SARS-CoV-2 Covid-19. “Saya terima kasih dan apresiasi kepada jajaran Polda Metro Jaya yang telah berhasil menangkap mafia penimbun obat, yang saat ini sedang banyak dicari pasien Covid dan rumah sakit,” kata Haji Lulung kepada wartawan, Jakarta, Selasa (13/7/2021).
Sebagaimana diketahui, Senin (12/7/2021) kemarin, jajaran polisi dari Polda Metro berhasil menggerebek dan mengamankan ribuan obat dari gudang yang dijadikan penimbunan obat-obatan Covid-19 dan kesehatan di kawasan Peta Barat, Cengkareng, Jakarta. Baca juga: Bongkar Gudang Penimbunan Obat Covid-19, Polisi Sita Ratusan Boks Azithromycin
Dari gudang tersebut, polisi mencatat setidaknya terdapat 186 varian obat dan terdapat pula obat yang digunakan rumah sakit untuk mengobati penderita Covid-19, obat-obatan itu diduga berasal dari Semarang yang rencananya akan didistribusikan di wilayah Jabodetabek.
Haji Lulung, yang juga Ketum Bamus Betawi, mengaku, dalam beberapa hari terakhir dirinya juga sempat kesulitan mencari obat Covid-19 untuk anggota Bamus Betawi yang saat ini terpapar Virus Covid-19. “Alhamdulillah, sekarang saya menjadi tahu kenapa obat-obat itu sulit dicari. Ternyata ada oknum mafia rakus yang mencari keuntungan besar di tengah kesulitan masyarakat karena Pandemi Covid-19, sekali lagi saya terima kasih kepada jajaran Polda Metro,” ucap Haji Lulung. Baca juga: Polisi Ringkus Sepasang Kekasih Pelaku Pemalsuan Surat Tes PCR dan Swab Antigen
Apalagi, kata dia, obat-obatan tersebut saat ini sangat dibutuhkan pasien penderita Covid-19, akan tetapi tidak ada di pasaran. Namun, menurut Haji Lulung, berkat kerja keras Polda Metro sebagai ujung tombak Satgas Covid-19 DKI Jakarta, kini penyebab kelangkaan obat itu terbongkar. “Gara-gara ulah mafia obat banyak keluarga, kerabat dan saudara-saudara kita yang jadi korban. Obat ini sekarang tidak ada di masyarakat, kalau pun ada, sekarang harga di online 45 juta lebih. Kasihan masyarakat, di rumah sakit-rumah sakit juga tidak ada,” ungkap Anggota Komisi VII DPR itu.
Lihat Juga :