Tiba Tiba Prabowo Minta Kampus Pelajari Strategi Perang, Ada Apa?

Minggu, 11 Juli 2021 - 13:33 WIB
Menhan Prabowo meminta kalangan kampus mempelajari strategi perang.Foto/dok
BANDUNG - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto mendorong para akademisi untuk mempelajari tentang perang. Menurutnya, mempelajari tentang perang tidak hanya menjadi tugas dari militer, tetapi juga oleh masyarakat sipil, termasuk di dalamnya akademisi.

“Kalau Indonesia ingin damai, mau tidak mau minimal kita harus berpikir tentang perang,” ungkap Prabowo Subianto saat menjadi pembicara kunci dalam Webinar “Optimalisasi Industri Pertahanan dalam Konteks Kepentingan Nasional RI di Abad 21” yang digelar Magister Manajemen Universitas Padjadjaran dalam siaran pers Unpad, Minggu (11/7/2021)



Prabowo menjelaskan, beberapa perguruan tinggi di negara besar seperti Amerika Serikat dan Inggris sudah memiliki bidang studi dengan perang dan strategi perang. Bahkan ahli-ahli di bidang perang dan strategi lebih banyak dari kalangan sipil, bukan militer.

Baca juga: Wanita Blitar Tewas Telanjang di Kamar, Diduga Dibunuh Suami dengan Dibekap dan Dipukul Benda Tumpul

“Bahkan profesor sipil itu mengajar di akademi militer. Karena untuk mendalami dan mempelajari suatu bidang memerlukan konsentrasi dan fokus. Yang saya tahu, di negara lain ada profesor yang spesialisasinya di bidang sejarah perang, teori perang, hingga strategi perang,” imbuhnya.

Prabowo Subianto menilai, isu perang sebagai salah satu kajian penting di perguruan tinggi relevan dengan situasi bangsa saat ini. Agar Indonesia menjadi negara yang kuat, maka diperlukan bangsa yang mau belajar dan memeriksa kondisi diri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!