Universitas ARS Bandung Rangkul UMKM Atasi Dampak Pandemi COVID-19
Selasa, 06 Juli 2021 - 23:16 WIB
Universitas ARS Bandung merangkul para pelaku UMKM terdampak pandemi COVID-19 melalui workshop virtual. Foto/Istimewa
BANDUNG - Pemberlakuan pembatasan sosial di tengah lonjakan kasus COVID-19 telah berdampak langsung kepada para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Pembatasan sosial menyebabkan pendapatan pelaku UMKM merosot tajam akibat sepinya pembeli, seperti yang dialami para pelaku UMKM, khususnya UMKM kuliner di Bandung.
Melihat kondisi tersebut, Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya (ARS) Bandung berupaya memberikan solusi lewat kegiatan workshop virtual bertema "Komunikasi Pemasaran dan Pemanfaatan Media Sosial dalam Meningkatkan Jumlah Konsumen di Tengah Pemberlakuan Pembatasan Sosial" sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Universitas ARS Bandung berupaya memberikan pemahaman kepada para pelaku UMKM untuk menyiasati kondisi di tengah pembatasan sosial, khususnya melalui pemanfaatan media digital melalui tim dosen yang beranggotakan Yulia Sariwaty, Rani Rahmayani Oktaviani, dan Femi Oktaviani. Baca juga: Danone Indonesia Dukung Kemajuan UMKM di Masa Pandemi
Menurut Yulia Sariwaty, dalam kegiatan yang digelar 11-12 Juni 2021 lalu itu, terungkap bahwa salah satu masalah yang dialami para pelaku UMKM adalah kurangnya pemahaman mengenai fungsi branding sebagai kunci dalam menjaga keberlangsungan produk dan hanya berfokus pada penjualan saja.
Melihat kondisi tersebut, Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya (ARS) Bandung berupaya memberikan solusi lewat kegiatan workshop virtual bertema "Komunikasi Pemasaran dan Pemanfaatan Media Sosial dalam Meningkatkan Jumlah Konsumen di Tengah Pemberlakuan Pembatasan Sosial" sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Universitas ARS Bandung berupaya memberikan pemahaman kepada para pelaku UMKM untuk menyiasati kondisi di tengah pembatasan sosial, khususnya melalui pemanfaatan media digital melalui tim dosen yang beranggotakan Yulia Sariwaty, Rani Rahmayani Oktaviani, dan Femi Oktaviani. Baca juga: Danone Indonesia Dukung Kemajuan UMKM di Masa Pandemi
Menurut Yulia Sariwaty, dalam kegiatan yang digelar 11-12 Juni 2021 lalu itu, terungkap bahwa salah satu masalah yang dialami para pelaku UMKM adalah kurangnya pemahaman mengenai fungsi branding sebagai kunci dalam menjaga keberlangsungan produk dan hanya berfokus pada penjualan saja.
Lihat Juga :