RSUD Kabupaten Bekasi Pastikan Stok Oksigen Medis Aman
Jum'at, 02 Juli 2021 - 16:17 WIB
”Saya sudah cari di tiga tempat, oksigen medisnya kosong semua. Mau coba ke tempat lain,” kata Pradita (35) yang datang ke agen Tio Gas Group membawa tiga tabung berukuran satu kubik itu. Dia mengaku sudah empat hari kesulitan mendapatkan oksigen medis demi kebutuhan anggota keluarganya yang terpapar COVID-19 dan tengah menjalani isolasi secara mandiri.
Karyawan agen isi ulang oksigen Feri Yusuf mengaku kelangkaan terjadi karena pengurangan pasokan dari suplier akibat tingginya permintaan rumah sakit. Padahal jumlah permintaan warga yang keluarganya sedang menjalani isolasi mandiri juga melonjak drastis.”Kondisi ini sudah terjadi hampir seminggu lebih,” ungkapnya.
Selain kesulitan mendapatkan oksigen medis masyarakat juga harus rela mengeluarkan uang lebih banyak dari harga sebelumnya. Jika sebelumnya harga oksigen untuk tabung ukuran satu kubik dijual Rp20.000 saat ini menjadi Rp25.000.”Karena kondisinya langka, jadi ada kenaikan harga dari sananya,” tegasnya. (Baca juga; Polda Metro Beberkan Penyebab Kelangkaan Tabung Oksigen di Jakarta )
Karyawan agen isi ulang oksigen Feri Yusuf mengaku kelangkaan terjadi karena pengurangan pasokan dari suplier akibat tingginya permintaan rumah sakit. Padahal jumlah permintaan warga yang keluarganya sedang menjalani isolasi mandiri juga melonjak drastis.”Kondisi ini sudah terjadi hampir seminggu lebih,” ungkapnya.
Selain kesulitan mendapatkan oksigen medis masyarakat juga harus rela mengeluarkan uang lebih banyak dari harga sebelumnya. Jika sebelumnya harga oksigen untuk tabung ukuran satu kubik dijual Rp20.000 saat ini menjadi Rp25.000.”Karena kondisinya langka, jadi ada kenaikan harga dari sananya,” tegasnya. (Baca juga; Polda Metro Beberkan Penyebab Kelangkaan Tabung Oksigen di Jakarta )
(wib)
Lihat Juga :