16 Orang Tewas dalam Insiden Penembakan Massal Terburuk di Kanada
Senin, 20 April 2020 - 17:14 WIB
Penembakan di Kanda. Foto/SINDOnews
PORAPIQUE - Kanada diguncang insiden penembakan massal terburuk di era modern ini. Usai membantai 16 orang tak berdosa, si pelaku ditemukan tewas dalam baku tembak dengan pasukan polisi.
Royal Canadian Mounted Police (RCMP) mengatakan pria bersenjata yang melakukan penembakan pada Sabtu malam itu bernama Gabriel Wortman. Pria berusia 51 tahun itu dikenal sebagai dokter gigi, namun dalam aksinya dia mengenakan seragam polisi.
Tak hanya seragam, dia juga menyamarkan mobilnya mirip seperti mobil polisi. RCMP tidak mengonfirmasi penyebab kematian Wortman. Namun, dia terlibat baku tembak saat diburu secara besar-besaran usai beraksi. ( Baca: Bantai 16 Orang, Pelaku Penembakan Massal Kanada Juga Tewas )
Wortman menembak sejumlah orang di beberapa lokasi di Nova Scotia. Komisaris RCMP Brenda Lucki mengatakan kepada Canadian Broadcasting Corp (CBC) bahwa polisi mengetahui setidaknya 16 korban tewas, selain si penembak. Dia menambahkan tidak ada indikasi saat ini bahwa pembunuhan itu terkait terorisme.
Royal Canadian Mounted Police (RCMP) mengatakan pria bersenjata yang melakukan penembakan pada Sabtu malam itu bernama Gabriel Wortman. Pria berusia 51 tahun itu dikenal sebagai dokter gigi, namun dalam aksinya dia mengenakan seragam polisi.
Tak hanya seragam, dia juga menyamarkan mobilnya mirip seperti mobil polisi. RCMP tidak mengonfirmasi penyebab kematian Wortman. Namun, dia terlibat baku tembak saat diburu secara besar-besaran usai beraksi. ( Baca: Bantai 16 Orang, Pelaku Penembakan Massal Kanada Juga Tewas )
Wortman menembak sejumlah orang di beberapa lokasi di Nova Scotia. Komisaris RCMP Brenda Lucki mengatakan kepada Canadian Broadcasting Corp (CBC) bahwa polisi mengetahui setidaknya 16 korban tewas, selain si penembak. Dia menambahkan tidak ada indikasi saat ini bahwa pembunuhan itu terkait terorisme.
Lihat Juga :