Kritik Pembongkaran Jalur Sepeda, Pengamat: Negara Beradab Pasti Ada Jalur Khusus Sepeda
Jum'at, 18 Juni 2021 - 21:25 WIB
Rencana pembongkaran jalur sepeda permanen di kawasan Sudirman-MH Thamrin, Jakarta Pusat dinilai salah kaprah. Foto: Dok SINDOnews
JAKARTA - Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menilai rencana pembongkaran jalur sepeda permanen di kawasan Sudirman-MH Thamrin, Jakarta Pusat dinilai salah kaprah. Sebagai negara yang beradab telah tepat Pemprov DKI membangun jalur sepeda.
"Di bangsa yang beradab sepeda itu alat transportasi. Di UU Nomor 22 Tahun 2009 jelas sepeda adalah alat transportasi jadi jalur sepeda itu harus wajib ada supaya dia juga tidak berkeliaran di jalur sebelah kanan," ujar Agus, Jumat (18/6/2021).
Baca juga: Mardani Kritik Rencana Pembongkaran Jalur Sepeda karena Polusi di Jakarta Mengkhawatirkan
Dibuatnya jalur sepeda permanen oleh pemerintah daerah merupakan bentuk antisipasi kendaraan selain sepeda agar tidak masuk ke jalur sepeda. Jika kendaraan bermotor masuk jalur sepeda akan membahayakan sepeda yang lebih ringan.
"Di bangsa yang beradab sepeda itu alat transportasi. Di UU Nomor 22 Tahun 2009 jelas sepeda adalah alat transportasi jadi jalur sepeda itu harus wajib ada supaya dia juga tidak berkeliaran di jalur sebelah kanan," ujar Agus, Jumat (18/6/2021).
Baca juga: Mardani Kritik Rencana Pembongkaran Jalur Sepeda karena Polusi di Jakarta Mengkhawatirkan
Dibuatnya jalur sepeda permanen oleh pemerintah daerah merupakan bentuk antisipasi kendaraan selain sepeda agar tidak masuk ke jalur sepeda. Jika kendaraan bermotor masuk jalur sepeda akan membahayakan sepeda yang lebih ringan.
Lihat Juga :