Pasien COVID-19 Melonjak, RSUD Cililin Mesti Siapkan 50 Tabung Oksigen Tiap Hari
Jum'at, 18 Juni 2021 - 18:19 WIB
Pasien COVID-19 yang mendapatkan perawatan menggunakan oksigen.Foto/ilustrasi
BANDUNG BARAT - Kebutuhan tabung oksigen di RSUD Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) meningkat seiring dengan peningkatan pasien COVID-19 yang dirujuk ke rumah sakit pelat merah tersebut.
Kabid Sapras dan Peningkatan SDM, RSUD Cililin, Lia Nurlia mengatakan, sejak angka kasus COVID-19 mengalami peningkatan usai libur Lebaran, kebutuhan oksigen di tempatnya naik drastis.
"Sekarang kebutuhan tabung oksigen yang ukuran 6.000 liter meningkat drastis. Sehari bisa habis sekitar 50 sampai 60 tabung, itu kebanyakan untuk pasien COVID-19," ucapnya, Jumat (18/6/2021).
Baca juga: Jambret HP Terekam Kamera Mobil di Cimahi, Korbannya Perempuan Naik Motor
Menurutnya, pada kondisi normal 50 tabung oksigen biasanya habis dalam 3-4 hari. Namun saat ini pihaknya harus keteteran karena mesti menyiapkan minimal 50 tabung dalam sehari. Apalagi terkadang stok tersebut habis di malam atau dini hari sehingga harus langsung ada gantinya.
Keberadaan tabung oksigen itu sangat urgen mengingat pihaknya kerap kedatangan pasien COVID-19 yang nafasnya sudah sesak sehingga butuh bantuan oksigen. Terlebih sistem distribusi oksigen di RSUD belum tersentralistik, sehingga masih harus dibawa secara manual.
Kabid Sapras dan Peningkatan SDM, RSUD Cililin, Lia Nurlia mengatakan, sejak angka kasus COVID-19 mengalami peningkatan usai libur Lebaran, kebutuhan oksigen di tempatnya naik drastis.
"Sekarang kebutuhan tabung oksigen yang ukuran 6.000 liter meningkat drastis. Sehari bisa habis sekitar 50 sampai 60 tabung, itu kebanyakan untuk pasien COVID-19," ucapnya, Jumat (18/6/2021).
Baca juga: Jambret HP Terekam Kamera Mobil di Cimahi, Korbannya Perempuan Naik Motor
Menurutnya, pada kondisi normal 50 tabung oksigen biasanya habis dalam 3-4 hari. Namun saat ini pihaknya harus keteteran karena mesti menyiapkan minimal 50 tabung dalam sehari. Apalagi terkadang stok tersebut habis di malam atau dini hari sehingga harus langsung ada gantinya.
Keberadaan tabung oksigen itu sangat urgen mengingat pihaknya kerap kedatangan pasien COVID-19 yang nafasnya sudah sesak sehingga butuh bantuan oksigen. Terlebih sistem distribusi oksigen di RSUD belum tersentralistik, sehingga masih harus dibawa secara manual.
Lihat Juga :