Dibedah Baznas Bazis DKI, Warga Kampung Melayu: Alhamdulillah Rumah Sudah Lebih Baik
Selasa, 15 Juni 2021 - 23:14 WIB
Leni (35), salah seorang warga Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, yang rumahnya direnovasi oleh Baznas Bazis DKI Jakarta. Foto: Istimewa
JAKARTA - Warga Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur , patut bersyukur. Pasalnya, kini rumah yang dihuni sudah tidak bocor saat hujan melanda wilayah itu setelah menerima program bedah kawasan yang dilaksanakan oleh Baznas Bazis DKI Jakarta .
Seperti yang dirasakan oleh Leni. Perempuan berusia 35 tahun itu mengungkapkan berkat program bedah kawasan Baznas Bazis DKI Jakarta, kini rumahnya tidak lagi bocor ketika hujan turun.
Ia mengungkapkan rumahnya dulu sangat tidak layak huni. Ketika terjadi hujan, air dengan mudah masuk ke dalam rumah melalui genteng yang bocor. Selain itu, beberapa dinding rumah juga sudah lapuk.
"Alhamdulillah sekarang sudah gak bocor-bocor lagi. Kalau dulu pada bocor semua di sini," kata Leni, Senin (14/06/2021). Baca juga: Banjir Kiriman, Permukiman Warga Kampung Melayu Terendam hingga 2 Meter
Leni yang setiap harinya berjualan kue di Pasar Senen menceritakan kalau rumah kecilnya itu, tinggal bersama empat keluarga yang total penghuninya mencapai 18 orang.
Selain Leni, penghuni rumah itu adalah keluarga dari kakak laki-laki, keluarga kakak perempuan, dan keluarga adiknya. Empat keluarga itu dipisahkan oleh kamar-kamar yang berada di lantai dua dan tiga.
Seperti yang dirasakan oleh Leni. Perempuan berusia 35 tahun itu mengungkapkan berkat program bedah kawasan Baznas Bazis DKI Jakarta, kini rumahnya tidak lagi bocor ketika hujan turun.
Ia mengungkapkan rumahnya dulu sangat tidak layak huni. Ketika terjadi hujan, air dengan mudah masuk ke dalam rumah melalui genteng yang bocor. Selain itu, beberapa dinding rumah juga sudah lapuk.
"Alhamdulillah sekarang sudah gak bocor-bocor lagi. Kalau dulu pada bocor semua di sini," kata Leni, Senin (14/06/2021). Baca juga: Banjir Kiriman, Permukiman Warga Kampung Melayu Terendam hingga 2 Meter
Leni yang setiap harinya berjualan kue di Pasar Senen menceritakan kalau rumah kecilnya itu, tinggal bersama empat keluarga yang total penghuninya mencapai 18 orang.
Selain Leni, penghuni rumah itu adalah keluarga dari kakak laki-laki, keluarga kakak perempuan, dan keluarga adiknya. Empat keluarga itu dipisahkan oleh kamar-kamar yang berada di lantai dua dan tiga.
Lihat Juga :