Ditemukan Kerumunan di Kafe Omma Restaurant, Penggiat Media Sosial Ini Singgung Wali Kota Bekasi
Minggu, 06 Juni 2021 - 19:54 WIB
Penggiat sosial media, Adam Deni meminta Wali Kota Bekasi, Rahmat Efendi, bertindak tegas menyusul ditemukan terjadi kerumunan di Omma Restaurant ketika disidak Tim Satgas COVID-19 pasa Sabtu 5 Juni 2021. Foto/Dok/SINDOnews
BEKASI - Penggiat sosial media, Adam Deni meminta Wali Kota Bekasi , Rahmat Efendi, bertindak tegas menyusul ditemukan terjadi kerumunan di Omma Restaurant ketika disidak Tim Satgas COVID-19 pasa Sabtu 5 Juni 2021.
"Saya menunggu info cafe anak anda disegel!," tulis Adam Deni melalui akun instagramnya @adngrk. (Baca juga; Dalih Pengelola Kafe di Bekasi yang Disidak Satgas Covid-19: Tamu Bilang Tanggung )
Adam membagikan video pernyataan Wali Kota Rahmat Efendi di salah satu media Televisi Nasional yang berjanji akan melakukan penyegelan bagi para pengusaha yang melanggar protokol kesehatan. Pernyataan itu diungkapkan saat Wali Kota Rahmat Efendi bertemu dengan pemilik kafe dan tempat hiburan malam.
Menurut Adam, pernyataan Rahmat Efendi harus diterapkan dan dijalankan untuk melakukan penyegelan terhadap kafe Omma Restaurant yang disebutnya milik putra Wali Kota Bekasi itu. (Baca juga; Sidak Salah Satu Kafe di Bekasi, Satgas COVID-19 Sebut untuk Kemanusiaan )
"Saya menunggu info cafe anak anda disegel!," tulis Adam Deni melalui akun instagramnya @adngrk. (Baca juga; Dalih Pengelola Kafe di Bekasi yang Disidak Satgas Covid-19: Tamu Bilang Tanggung )
Adam membagikan video pernyataan Wali Kota Rahmat Efendi di salah satu media Televisi Nasional yang berjanji akan melakukan penyegelan bagi para pengusaha yang melanggar protokol kesehatan. Pernyataan itu diungkapkan saat Wali Kota Rahmat Efendi bertemu dengan pemilik kafe dan tempat hiburan malam.
Menurut Adam, pernyataan Rahmat Efendi harus diterapkan dan dijalankan untuk melakukan penyegelan terhadap kafe Omma Restaurant yang disebutnya milik putra Wali Kota Bekasi itu. (Baca juga; Sidak Salah Satu Kafe di Bekasi, Satgas COVID-19 Sebut untuk Kemanusiaan )
Lihat Juga :