Resmikan Rusun, Pangdam XVIII Kasuari: Saya Tak Mau Hanya Menuntut, Harus Beri Kesejahteraan
Jum'at, 04 Juni 2021 - 02:02 WIB
Menurutnya, rusun ini adalah rusun kelima yang dibangun di kompleks Makodam XVIII/Kasuari di Manokwari dan rencananya ke depan akan dibangun Rusun yang keenam. Rusun seluas 708 meter dan bisa ditempati para prajurit yang sudah berkeluarga, sebanyak 36 KK (Kepala Keluarga). Didalamnya terdapat dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, kamar mandi, dan lain sebagainya.
“Hari ini kita dapat kesempatan untuk 36 KK bisa masuk di Rusun ini. Sekali lagi ini adalah langkah maju kita di bidang perumahan. Kebutuhan dasar manusia itu ada tiga, pertama kebutuhan pangan, kedua sandang, dan terakhir kebutuhan papan atau perumahan. Termasuk kita, kebutuhan seorang prajurit. Maka dengan dibangunnya rusun ini mudah-mudahan bisa melancarkan tugas kita semuanya,” kata Pangdam.
Baca juga: 2 Senjata SS1 yang Dirampas KKB usai Membunuh Briptu Mario Sanoy Berhasil Disita Pasukan TNI-Polri
Dia menyebutkan, pihaknya mendesain rumah susun ini sejenis apartemen, sehingga bisa hidup nyaman, senang, dan betah di sini. Bukan berarti dengan adanya rumah susun ini kalian tidak bisa membina rumah tangga dan lain sebagainya.
Dengan rumah yang kecil (minimalis), para prajurit bisa sering berinteraksi dengan anak dan istri (keluarga), tetapi kalau rumahnya terlalu besar maka susah berkomunikasi. “Bagi keluarga-keluarga baru, dengan adanya rumah susun ini diharapkan kalian banyak berinteraksi, bagaimana kamu membina rumah tangga, bagaimana kamu mau mewujudkan mimpi-mimpimu,” sambungnya.
“Hari ini kita dapat kesempatan untuk 36 KK bisa masuk di Rusun ini. Sekali lagi ini adalah langkah maju kita di bidang perumahan. Kebutuhan dasar manusia itu ada tiga, pertama kebutuhan pangan, kedua sandang, dan terakhir kebutuhan papan atau perumahan. Termasuk kita, kebutuhan seorang prajurit. Maka dengan dibangunnya rusun ini mudah-mudahan bisa melancarkan tugas kita semuanya,” kata Pangdam.
Baca juga: 2 Senjata SS1 yang Dirampas KKB usai Membunuh Briptu Mario Sanoy Berhasil Disita Pasukan TNI-Polri
Dia menyebutkan, pihaknya mendesain rumah susun ini sejenis apartemen, sehingga bisa hidup nyaman, senang, dan betah di sini. Bukan berarti dengan adanya rumah susun ini kalian tidak bisa membina rumah tangga dan lain sebagainya.
Dengan rumah yang kecil (minimalis), para prajurit bisa sering berinteraksi dengan anak dan istri (keluarga), tetapi kalau rumahnya terlalu besar maka susah berkomunikasi. “Bagi keluarga-keluarga baru, dengan adanya rumah susun ini diharapkan kalian banyak berinteraksi, bagaimana kamu membina rumah tangga, bagaimana kamu mau mewujudkan mimpi-mimpimu,” sambungnya.
Lihat Juga :