Tak Ada Tradisi Sanjo, Warga Palembang Pertahankan Rantangan
Minggu, 24 Mei 2020 - 15:22 WIB
Di tengah penerapan PSBB, tradisi rantangan tetap bisa dijalankan. Karena tradisi ini hanya melibatkan keluarga inti yakni anak, menantu dan mertua.
Tradisi ini terasa semakin berkesan, ketika isi rantang dimasak sendiri oleh sang menantu. "Istilahnya ada perjuangan," kata Erna, seorang ibu rumah tangga di Jalan Jepang Palembang sambil tertawa.
Ketika hendak pulang dari rumah mertua, sang menantu biasanya akan langsung mencuci sendiri rantangnya. Lalu rantang tersebut akan diisi oleh mertua tercinta dengan berbagai masakan yang dibuat di rumah mertua.
"Jadi rantang dibalas isinya. Ketika balik juga bawa pulang rantang yang juga berisi. Jadi sebenarnya bertukar masakan lebaran," katanya.
Tradisi ini terasa semakin berkesan, ketika isi rantang dimasak sendiri oleh sang menantu. "Istilahnya ada perjuangan," kata Erna, seorang ibu rumah tangga di Jalan Jepang Palembang sambil tertawa.
Ketika hendak pulang dari rumah mertua, sang menantu biasanya akan langsung mencuci sendiri rantangnya. Lalu rantang tersebut akan diisi oleh mertua tercinta dengan berbagai masakan yang dibuat di rumah mertua.
"Jadi rantang dibalas isinya. Ketika balik juga bawa pulang rantang yang juga berisi. Jadi sebenarnya bertukar masakan lebaran," katanya.
(zil)
Lihat Juga :