Road Bike Diizinkan Keluar Jalur Sepeda, Pengamat Transportasi Nilai Tidak Tepat

Rabu, 02 Juni 2021 - 14:22 WIB
Pengamat Transportasi, Djoko Setijowarno mengatakan, kebijakan yang mengizinkan road bike di Jakarta keluar dari jalur sepeda dengan aturan pukul pukul 05.00-06.30 WIB dinilai tidak tepat. Foto/SINDOnews/Yulianto
JAKARTA - Pengamat Transportasi , Djoko Setijowarno mengatakan, kebijakan yang mengizinkan road bike di Jakarta keluar dari jalur sepeda dengan aturan pukul pukul 05.00-06.30 WIB dinilai tidak tepat. Sebab, pesepeda sudah diberikan akses di jalanan khusus di Ibu Kota ini.

"Sebaiknya tidak dilakukan karena sudah tersedia juga jalur khusus sepeda, cukup di hari libur dan akhir pekan (Sabtu dan Minggu)," ujarnya pada wartawan, Rabu (2/5/2021). (Baca juga; Pesepeda Road Bike Diizinkan Keluar Jalur Sepeda, Catat Ini Syaratnya )

Menurut dia, keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan yang lain juga sejatinya harus diperhatikan. Jika mau sebebas-bebasnya, dapat menggunakan velodrome di Rawamangun. (Baca juga; Video Rombongan Road Bike di Luar Jalur Sepeda, Warganet: Manusia-Manusia Arogan )

"Sebenanrya, lajur sepeda sudah dibangun di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Thamrin. Baik berupa lajur sepeda yang diterlindungi (maksimum lajur sepeda 25 km per jam) dan menjadi satu dengan trotoar yang lebar (maksimal laju sepeda 10 km per jam)," tuturnya.

Tujuannya, tambahnya shifting ke sepeda untuk kerja tiap hari bukan untuk olah raga. Sedangkan olahraga dengan road bike seharusnya dilakukan di velodrom, sebagaimana balapan motor atau mobil di sirkuit, bukan di jalan raya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!