RS Premier Jatinegara Buka Sentra Layanan Pemulihan Pasca COVID-19 Pertama di Indonesia
Sabtu, 29 Mei 2021 - 07:26 WIB
“Latihan fisik nya sendiri akan kita berikan secara tailor made, sesuai kebutuhan pasien. Mulai dari peregangan , pernapasan, aerobic dan penguatan,” tambah dr Yaya Sudibyo Sp.KFR , Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi RS Premier Jatinegara.
Sementara itu, Dr Anastasia Sri Maryani Mpsi Psikolog menambahkan, kondisi psikologis pasien juga mendapatkan perhatian di Sentra Pemulihan PascaCOVID-19. Sebab, orang yang sembuh dari infeksi virus COVID-19 , berpotensi mengalami guncangan dan gangguan mental serius. Mulai dari kecemasan sampai kepada depresi dan berbagai masalah mental lainnya.
Beberapa layanan psikolog yang disediakan di sentra pemulihan pascacovid antara lain , konseling, meditasi/relaksasi , supportive lainnya, makanan berimbang dan vitamin. Jam pelayanan di awal akan dibuka setiap Senin, Rabu dan Jumat pukul 15.00 WIB sampai dengan 18.00 WIB, kemudian akan disesuaikan dengan kebutuhan pasien yang datang .
Diketahui, 63,5 % pasien penyintas COVID-19, masih menunjukkan gejala pascaCOVID yang sangat mengganggu, sepertibatuk, jantung berdebar, sulit tidur, kehilangan nafsu makan, hilang sensasi penciuman, merasa lemas, sampai kepada masalah medis yang serius. Kondisi ini diketahui awam sebagai Long Covid syndrome.
Sementara itu, Dr Anastasia Sri Maryani Mpsi Psikolog menambahkan, kondisi psikologis pasien juga mendapatkan perhatian di Sentra Pemulihan PascaCOVID-19. Sebab, orang yang sembuh dari infeksi virus COVID-19 , berpotensi mengalami guncangan dan gangguan mental serius. Mulai dari kecemasan sampai kepada depresi dan berbagai masalah mental lainnya.
Beberapa layanan psikolog yang disediakan di sentra pemulihan pascacovid antara lain , konseling, meditasi/relaksasi , supportive lainnya, makanan berimbang dan vitamin. Jam pelayanan di awal akan dibuka setiap Senin, Rabu dan Jumat pukul 15.00 WIB sampai dengan 18.00 WIB, kemudian akan disesuaikan dengan kebutuhan pasien yang datang .
Diketahui, 63,5 % pasien penyintas COVID-19, masih menunjukkan gejala pascaCOVID yang sangat mengganggu, sepertibatuk, jantung berdebar, sulit tidur, kehilangan nafsu makan, hilang sensasi penciuman, merasa lemas, sampai kepada masalah medis yang serius. Kondisi ini diketahui awam sebagai Long Covid syndrome.
(wib)
Lihat Juga :