Balap Liar Marak selama Ramadhan, Polres Lombok Timur Sita Ratusan Motor

Sabtu, 23 Mei 2020 - 05:17 WIB
Setelah sidang selesai dan mereka membayar denda sesuai ketentuan, kata Kapolres, baru bisa mengambil motornya. Itu pun dengan syarat dokumen kendaraannya lengkap dan membawa knalpot standar."Kalau tidak bawa, kita tidak akan izinkan bawa pulang," timpalnya.

Balap liar di wilayah hukum Lombok Timur, lanjutnya, makin marak dan meresahkan masyarakat sehingga aparat kepolisian memberikan atensi dan menindak tegas para pelaku.

Dia berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan termasuk patroli blue light ini, warga semakin sadar pentingnya keselamatan berlalu lintas.

"Efek dari kegiatan ini, jumlah lakalantas dibanding Ramadhan sebelumnya turun 22,7 persen," jelas mantan Kapolres Sumbawa ini.

Tahun lalu angka lakalantas sebanyak 145 kasus dan sekarang menurun 33 kasus dan meninggal dunia nihil."Ini juga pegaruh kepatuhan warga, stay at home selama selama pandemi," tandas Kasat Lantas Polres Lombok Timur, AKP Imam Maladi, beberapa waktu lalu.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!