Gubernur Babel Minta Relaksasi RKAB Sektor Pertambangan Timah ke Pemerintah Pusat

Kamis, 21 Mei 2020 - 06:44 WIB
Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman mengatakan terganggunya ekspor timah sangat berimbas terhadap perekonomian. (Ist)
BELITUNG - Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman mengatakan terganggunya ekspor timah sangat berimbas terhadap perekonomian. Sekarang ini kata dia timah ada, tetapi banyak tidak bisa menjualnya dan ini jelas sekali mengganggu perekonomian.

Diakui Erzaldi, pihaknya akan melakukan beberapa rapat dengar pendapat lagi mengenai tambang timah tersebut, kendati saat ini sudah ada perubahan UU pertambangan.



“Memang sudah ada masukan mengenai RKAB tersebut agar dilonggarkan supaya bisa melakukan ekspor, kendati demikian kita harus tetap sesuai dengan regulasi yang berlaku,” kata Erzaldi kepada wartawan, Selasa (19/5/2020).

Untuk itu, di! sangat berharap adanya relaksasi aturan pertambangan dari pemerintah pusat mengenai RKAB tersebut, agar dapat mempercepat memulihkan perekonomian Bangka Belitung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!