Peternak di Simalungun Cemas, Jelang Puasa Penjualan Sapi Landai
Rabu, 07 April 2021 - 14:38 WIB
Peternak di Simalungun Cemas, Jelang Puasa Penjualan Sapi Landai. Foto/Ist
SIMALUNGUN - Sejumlah peternak sapi di Desa Syahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela, Sumut, kurang bergairah karena sejak awal tahun 2021 harga jual sapi hidup belum mengalami kenaikan.
"Sudah hampir 4 bulan sejak awal tahun baru harga jual sapi hidup masih stabil Rp130 ribu perkilogram. Padahal puasa tinggal sepekan lagi," ujar Ilham, peternak sapi di Desa Syakhuda Bayu, Rabu (7/4/2019).
Ilham mengatakan, meski harga stabil permintaan juga tidak mengalami lonjakan. "Padahal biasanya jelang puasa, permintaan dari penjual daging sejumlah daerah seperti Pematangsiantar, Asahan dan Tebing Tinggi sudah meningkat," tuturnya.
Kondisi itu, kata dia, membuat peternak sapi di Kecamatan Gunung Malela resah karena sapi tidak laku dan harganya tidak memberikan keuntungan bagi peternak.
"Sudah hampir 4 bulan sejak awal tahun baru harga jual sapi hidup masih stabil Rp130 ribu perkilogram. Padahal puasa tinggal sepekan lagi," ujar Ilham, peternak sapi di Desa Syakhuda Bayu, Rabu (7/4/2019).
Ilham mengatakan, meski harga stabil permintaan juga tidak mengalami lonjakan. "Padahal biasanya jelang puasa, permintaan dari penjual daging sejumlah daerah seperti Pematangsiantar, Asahan dan Tebing Tinggi sudah meningkat," tuturnya.
Kondisi itu, kata dia, membuat peternak sapi di Kecamatan Gunung Malela resah karena sapi tidak laku dan harganya tidak memberikan keuntungan bagi peternak.
Lihat Juga :