Jelang Ramadan, Imam dan Marbut Masjid di Gowa Disuntik Vaksin Covid-19
Senin, 22 Maret 2021 - 18:49 WIB
Suasana pembukaan vaksinasi untuk imam dan marbot masjid di Baruga Karaeng Galesong, kantor Bupati Gowa, Senin (22/3/2021). Foto: SINDOnews/Herni Amir
GOWA - Menyambut datangnya bulan suci Ramadan , seluruh imam di Kabupaten Gowa baik imam dusun, lingkungan, desa, kelurahan, imam masjid maupun marbut divaksin Covid-19 .
Bupati Gowa , Adnan Purichta Ichsan mengatakan, kebijakan ini diambil karena pada bulan Ramadan aktivitas dan interaksi akan lebih banyak terjadi di masjid antara jamaah dan imam, sehingga risiko penularan tinggi.
Baca juga: 290 ASN Ikut Ujian Dinas dan Penyesuaian Ijazah di Gowa
"Program vaksinasi ini untuk melindungi para imam dan marbut yang ada di Kabupaten Gowa, agar tidak tertular Covid-19 dan mereka bisa menjalankan tugasnya dengan baik," kata Adnan saat membuka pelaksanaan vaksinasi di Baruga Karaeng Galesong, kantor Bupati Gowa , Senin (22/3/2021).
Ia berharap seluruh imam dan marbut di Gowa sudah menerima vaksin, baik dosis pertama maupun kedua sebelum masuk bulan Ramadan . Walaupun sudah divaksin, ia meminta agar imam dan marbut tetap menjalankan protokol kesehatan di masjid.
"Sudah divaksin kita masih memungkinkan kena Covid-19. Hanya saja gunanya vaksin kalau kita kena atau tertular Covid-19 , insyaallah gejalanya tidak parah," jelas Adnan.
Bupati Gowa , Adnan Purichta Ichsan mengatakan, kebijakan ini diambil karena pada bulan Ramadan aktivitas dan interaksi akan lebih banyak terjadi di masjid antara jamaah dan imam, sehingga risiko penularan tinggi.
Baca juga: 290 ASN Ikut Ujian Dinas dan Penyesuaian Ijazah di Gowa
"Program vaksinasi ini untuk melindungi para imam dan marbut yang ada di Kabupaten Gowa, agar tidak tertular Covid-19 dan mereka bisa menjalankan tugasnya dengan baik," kata Adnan saat membuka pelaksanaan vaksinasi di Baruga Karaeng Galesong, kantor Bupati Gowa , Senin (22/3/2021).
Ia berharap seluruh imam dan marbut di Gowa sudah menerima vaksin, baik dosis pertama maupun kedua sebelum masuk bulan Ramadan . Walaupun sudah divaksin, ia meminta agar imam dan marbut tetap menjalankan protokol kesehatan di masjid.
"Sudah divaksin kita masih memungkinkan kena Covid-19. Hanya saja gunanya vaksin kalau kita kena atau tertular Covid-19 , insyaallah gejalanya tidak parah," jelas Adnan.
Lihat Juga :