Alumni UBAYA Mampu Kontribusi Positif dan Pegang Teguh Ilmu yang Diberikan
Sabtu, 20 Februari 2021 - 21:17 WIB
Alumni Universitas Surabaya (UBAYA) mampu dengan baik terjun di tengah masyarakat untuk mengabdi dan memberikan segala kontribusinya. (Ist)
SURABAYA - Alumni Universitas Surabaya (UBAYA) mampu dengan baik terjun di tengah masyarakat untuk mengabdi dan memberikan segala kontribusinya.
Tidak hanya di sektor pemerintahan, namun di swasta juga mampu berprestasi apik dan cemerlang. Hal ini lantaran tempaan yang diberikan bertujuan untuk mengeluarkan dan memiliki segudang potensi yang bisa menjadi kekuatan untuk membangun dan lebih baik.
Selama proses pendidikan, diterangkan Rektor Ubaya, Benny Lianto Effendy Sabema, para mahasiswa digembleng ketat mengenai integritas, kualitas dan karakter. Hal tersebut dinilai menjadi keunggulan dasar yang wajib dimiliki.
Kehadiran UBAYA tidak hanya sebagai lembaga pendidikan. Namun menjadi wadah pembentukan manusia yang mulia dan berkarakter, yaitu manusia yang berakal budi, inovatif, adaptif, beretika, dan berbudaya. Kontan, pola pembelajaran yang dikembangkan meliputi tiga High yakni High Choice, High Tech dan High Touch.
Lebih jauh diterangkan Benny Lianto, menggambarkan alumninya dalam tiga bagian. Masing-masing, yakni profesional, enterpreneur dan akademisi atau peneliti.
Tidak hanya berindeks prestasi tinggi, tapi lulusannya punya ide dan perilakunya dalam merespons persoalan kekinian, bagaimana mampu berinovasi agar bisa memengaruhi perubahan dunia untuk kebaikan.
Tidak hanya di sektor pemerintahan, namun di swasta juga mampu berprestasi apik dan cemerlang. Hal ini lantaran tempaan yang diberikan bertujuan untuk mengeluarkan dan memiliki segudang potensi yang bisa menjadi kekuatan untuk membangun dan lebih baik.
Selama proses pendidikan, diterangkan Rektor Ubaya, Benny Lianto Effendy Sabema, para mahasiswa digembleng ketat mengenai integritas, kualitas dan karakter. Hal tersebut dinilai menjadi keunggulan dasar yang wajib dimiliki.
Kehadiran UBAYA tidak hanya sebagai lembaga pendidikan. Namun menjadi wadah pembentukan manusia yang mulia dan berkarakter, yaitu manusia yang berakal budi, inovatif, adaptif, beretika, dan berbudaya. Kontan, pola pembelajaran yang dikembangkan meliputi tiga High yakni High Choice, High Tech dan High Touch.
Lebih jauh diterangkan Benny Lianto, menggambarkan alumninya dalam tiga bagian. Masing-masing, yakni profesional, enterpreneur dan akademisi atau peneliti.
Tidak hanya berindeks prestasi tinggi, tapi lulusannya punya ide dan perilakunya dalam merespons persoalan kekinian, bagaimana mampu berinovasi agar bisa memengaruhi perubahan dunia untuk kebaikan.
Lihat Juga :