Pagar Nusa dan Polda Metro Jaya Tingkatkan Kerja Sama, Kuatkan Keislaman-Keindonesiaan
Sabtu, 23 Januari 2021 - 13:30 WIB
Dengan demikian, lanjut dia, akan terbentuk unit kepolisian yang amanah, berakhlakul karimah, serta setia dengan nilai-nilai keindonesiaan. Karena, lulusan pesantren terbukti jelas prinsip keislaman dan keindonesiaannya. Baca: Mantul! Kecepatan WiFi di Seluruh Halte Transjakarta Buat Penumpang Takjub
Nabil menuturkan, akan membentengi polisi dari paham radikalisme dan ekstrimisme. Nabil mengajak semua polisi di pelbagai level dan di manapun lokasi mengabdi, untuk mengaji dan belajar dari kiai. "Bagi yang muslim bisa ikut mengaji, sebisanya, selonggarnya, kalau bisa rutin akan lebih baik. Nah, bagi yang non-muslim, silakan silaturahmi dengan kiai-kiai, berkunjung ke pesantren," tuturnya.
"Karena pesantren itu rumah untuk semua. Saya yakin, dengan silaturahmi itu, pemahaman dan kesetiaan atas nilai-nilai keindonesiaan menjadi lebih komprehensif. Maka, mari bersama-sama bentengi polisi dari paham ekstrimisme dan radikalisme," sambungnya.
Nabil menegaskan, Pagar Nusa dan Lazisnu-NUCare siap bekerja sama secara terus menerus dengan Polri, Polda Metro Jaya dan unit-unit kepolisian di seluruh Indonesia."Tugas kami mengabdi kepada kiai, NU dan Indonesia. Maka, sudah seharusnya kami bersama pihak kepolisian saling bantu untuk menjaga Indonesia, menyegarkan kebangsaan kita agar tercipta Indonesia yang kuat dan bersama-sama keluar dari pandemi menjadi negara yang lebih sejahtera," ucapnya.
Kegiatan yang berlangsung di Mapolda Metro Jaya ini juga dihadiri Sekretaris Umum PP Pagar Nusa, M. Hasanuddin Wahid, dan H. Ahmad Sudrajat Lc selaku Ketua Pengurus Pusat NUCARE-LAZISNU.
Nabil menuturkan, akan membentengi polisi dari paham radikalisme dan ekstrimisme. Nabil mengajak semua polisi di pelbagai level dan di manapun lokasi mengabdi, untuk mengaji dan belajar dari kiai. "Bagi yang muslim bisa ikut mengaji, sebisanya, selonggarnya, kalau bisa rutin akan lebih baik. Nah, bagi yang non-muslim, silakan silaturahmi dengan kiai-kiai, berkunjung ke pesantren," tuturnya.
"Karena pesantren itu rumah untuk semua. Saya yakin, dengan silaturahmi itu, pemahaman dan kesetiaan atas nilai-nilai keindonesiaan menjadi lebih komprehensif. Maka, mari bersama-sama bentengi polisi dari paham ekstrimisme dan radikalisme," sambungnya.
Nabil menegaskan, Pagar Nusa dan Lazisnu-NUCare siap bekerja sama secara terus menerus dengan Polri, Polda Metro Jaya dan unit-unit kepolisian di seluruh Indonesia."Tugas kami mengabdi kepada kiai, NU dan Indonesia. Maka, sudah seharusnya kami bersama pihak kepolisian saling bantu untuk menjaga Indonesia, menyegarkan kebangsaan kita agar tercipta Indonesia yang kuat dan bersama-sama keluar dari pandemi menjadi negara yang lebih sejahtera," ucapnya.
Kegiatan yang berlangsung di Mapolda Metro Jaya ini juga dihadiri Sekretaris Umum PP Pagar Nusa, M. Hasanuddin Wahid, dan H. Ahmad Sudrajat Lc selaku Ketua Pengurus Pusat NUCARE-LAZISNU.
(hab)
Lihat Juga :