Usai Pilkada, Seluruh Ketua PK Golkar se-Indramayu Sepakat Gelar Musda ke-10
Selasa, 29 Desember 2020 - 14:17 WIB
Haryono menjelaskan bahwa seluruh ketua PK menghendaki digelarnya Musda X yang resmi pada Januari 2021. Bahkan dia menggaransi para Ketua PK itu adalah mereka yang resmi dengan bukti Surat Keputusan (SK) dari DPD yang masa berlakunya masih aktif. "Dengan Musda X yang resmi digelar nanti, maka akan ada kepengurusan DPD Partai Golkar yang definitif. Mereka akan konsolidasi internal partai untuk mempertahankan dan meningkatkan kebesaran Partai Golkar," jelasnya."Para ketua PK yang hadir ini sesuai SK, dan itu sah secara hukum."
Hal senada juga diungkapkan Ketua PK Kecamatan Widasari Kabupaten Indramayu Jafar Sidik. Ia mengungkapkan bahwa Pimpinan Kecamatan saat ini solid dan mendukung segera digelarnya Musda ke-10. "Dengan Musda ke-10 yang resmi itu, maka akan lahir pemimpin yang amanah. Kalau Partai Golkar ini melahirkan pemimpin yang amanah dan tepat, kami optimis kejayaan partai bisa diraih lagi," harap Jafar.
Sementara itu, Plt Sekretaris DPD Partai Golkar Indramayu, Hilal Hilmawan turut merespon dinamika politik Partai Golkar di Indramayu yang kini sedang berlangsung. Ia menyesalkan karena menurutnya banyak berita tidak benar dan pencatutan nama terkait dukungan terhadap Musda yang digelar pada 16 Juli 2020 lalu.
Beberapa di antaranya kata Hilal, adalah munculnya klaim dukungan dari beberapa Pimpinan Kecamatan Golkar di Indramayu. Seperti PK Widasari, PK Terisi, dan PK Kecamatan Indramayu yang dikabarkan meminta agar Musda X yang digelar 16 Juli 2020 disahkan. (Baca: Kades dan Sekdes di Batanghari Jambi Diduga Korupsi Dana Desa Rp 500 Juta).
Menurut Hilal, setelah dirinya melakukan konfirmasi ke para PK tersebut,ternyata nama mereka dicatut saja. Mereka tidak memberikan statemen atau pernyataan seperti yang ramai di berbagai media, termasuk media sosial. "Setelah kami konfirmasi, mereka tidak pernah mengeluarkan statemen apapun terkait dengan pemberitaan yang kemarin ramai di media sosial. Jadi kami mensinyalir adanya pengkondisian opini dari pihak tertentu untuk mempengaruhi keputusan MP maupun DPP," ujar Hilal.
Hal senada juga diungkapkan Ketua PK Kecamatan Widasari Kabupaten Indramayu Jafar Sidik. Ia mengungkapkan bahwa Pimpinan Kecamatan saat ini solid dan mendukung segera digelarnya Musda ke-10. "Dengan Musda ke-10 yang resmi itu, maka akan lahir pemimpin yang amanah. Kalau Partai Golkar ini melahirkan pemimpin yang amanah dan tepat, kami optimis kejayaan partai bisa diraih lagi," harap Jafar.
Sementara itu, Plt Sekretaris DPD Partai Golkar Indramayu, Hilal Hilmawan turut merespon dinamika politik Partai Golkar di Indramayu yang kini sedang berlangsung. Ia menyesalkan karena menurutnya banyak berita tidak benar dan pencatutan nama terkait dukungan terhadap Musda yang digelar pada 16 Juli 2020 lalu.
Beberapa di antaranya kata Hilal, adalah munculnya klaim dukungan dari beberapa Pimpinan Kecamatan Golkar di Indramayu. Seperti PK Widasari, PK Terisi, dan PK Kecamatan Indramayu yang dikabarkan meminta agar Musda X yang digelar 16 Juli 2020 disahkan. (Baca: Kades dan Sekdes di Batanghari Jambi Diduga Korupsi Dana Desa Rp 500 Juta).
Menurut Hilal, setelah dirinya melakukan konfirmasi ke para PK tersebut,ternyata nama mereka dicatut saja. Mereka tidak memberikan statemen atau pernyataan seperti yang ramai di berbagai media, termasuk media sosial. "Setelah kami konfirmasi, mereka tidak pernah mengeluarkan statemen apapun terkait dengan pemberitaan yang kemarin ramai di media sosial. Jadi kami mensinyalir adanya pengkondisian opini dari pihak tertentu untuk mempengaruhi keputusan MP maupun DPP," ujar Hilal.
Lihat Juga :