Gus Yaqut Diyakini Mampu Redam Disorientasi Gerakan Keagamaan Kaum Radikal

Rabu, 23 Desember 2020 - 13:16 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.Foto/dok
BANDUNG BARAT - Ketum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas yang dipercaya menjadi Menteri Agama (Menag) menggantikan Fachrul Razi diyakini mampu melanjutkan program pembangunan keagamaan.

Selain itu kehadirannya pun mampu meredam disorientasi gerakan keagamaan yang dilakukan kaum radikalis di negeri ini yang marak muncul di berbagai daerah.



(Baca juga: Banser Dukung Polri Tindak Tegas FPI, Imbau Warga Jabar Tak Terprovokasi Hoaks )

Dewan Penasehat (Wanhat) GP Ansor Kabupaten Bandung Barat (KBB), Ali Kurniawan mengaku terkesan dengan pernyataan Gus Yaqut yang menyebutkan kalau Agama itu adalah inspirasi bukan sebagai aspirasi. Itu semakin mempertegas bahwa agama jangan dijadikan alat untuk memusuhi pemerintah dan untuk mencapai tujuan politik.

"Kami yakin Menag Yaqut Cholil mampu melanjutkan program pembangunan keagamaan. Termasuk memelihara dan memperkuat ukhuwah uslamiyah, ukhuwah wathoniyah, dan ukhuwah islamiyah," ucapnya, Rabu (23/12/2020).

Kehadiran Gus Yaqut juga dapat mempersatukan keberagaman kehidupan beragama di Indonesia yang penduduknya mayoritas muslim. "Bangsa kita ini kaya dengan keragaman suku, budaya, dan agama. Diantara sosok yang bisa memperkuat bangsa ini tetap bersatu dalam perbedaan adalah Pa Menag, yang selama ini kifrahnya diwakafkan untuk mengawal dan menjaga NKRI," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!