Pasuruan Latih Peternak Olah Susu dan Daging

Selasa, 15 Desember 2020 - 16:10 WIB
Pasuruan Latih Peternak Olah Susu dan Daging
PASURUAN - Upaya Pemkab Pasuruan untuk meningkatkan kesejahteraan para peternak terus dilakukan. Langkah ini juga sekaligus untuk menciptakan ketahanan pangan yang berasal dari olahan susu dan daging hasil para peternak. Hal itu diwujudkan melalui program bimbingan dan pelatihan pengolahan hasil ternak yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Tri Widyastuti, Kasi Paska Panen dan Promosi Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa program kegiatan tersebut disesuaikan dengan Putusan Menteri Keuangan (PKM) no 7 tahun 2017. “Maka untuk tahun 2020 ini kami mengambil kegiatan berupa bimbingan dan pelatihan pengolahan hasil ternak,” tandasnya.



Dalam bimbingan dan pelatihan ini lebih mengarah pada pengolahan susu dan daging. Harapannya, ke depan, para peternak mampu menciptakan berbagai macam jenis makanan dan minuman yang bersumber dari susu dan daging, sehingga mampu meningkatkan ekonomi mereka serta memberikan sumbangan pada ketahanan pangan di Kabupaten Pasuruan.

Tri menceritakan bahwa kegiatan ini telah dilakukan di Batu dengan mendatangkan nara sumber dari Balai Besar Pelatihan Peternakan Songgoriti. Program ini sempat terkendala bahkan terancam gagal karena ada pandemi Covid-19. Dimana pada awal awal tahun sempat tidak diperbolehkan melakukan kegiatan apapun. Namun hingga akhirnya mencul SE Bupati yang memperbolehkan mengadakan kegiatan asalkan menerapkan 3 M. Seiring dengan SE Bupati tersebut maka kegiatan bisa dilakukan di Batu.

Para peserta yang terdiri dari peternak dari 12 kecamatan di Kabupaten Pasuruan ini menerima materi pengolahan susu dan daging. Untuk pengolahan susu diantaranya adalah membuat susu pasteurisasi dan yogurt. Sedangkan untuk daging di antaranya dilakukan pengolahan untuk menjadi kebab, burger dan lainnya.

“Inti dari kegiatan ini adalah kami memberikan informasi tentang berbagai macam pengolahan yang bisa dilakukan terhadap hasil ternak seperti susu dan daging. Dari sini nantinya diharapkan mereka bisa menerapkannya sebagai usaha di rumah untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” kata Tri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!