Jadi Solusi Kemacetan, Organda Minta Sub Terminal Padalarang Dipermanenkan
Selasa, 15 Desember 2020 - 17:12 WIB
Menurutnya, keberadaan sub terminal Padalarang di Pasar Curug Agung merupakan salah satu solusi mengatasi kemacetan di kawasan Padalarang. Kepadatan di kawasan itu akibat kendaraan, khusunya angkutan umum yang berhenti menaikan atau menurunkan penumpang.
“Ada sedikitnya empat trayek yang melintas ke sana, seperti Padalarang-Gunung Bentang; Padalarang-Rajamandala; Padalarang-Cikalongwetan; dan Padalaran-Pangheotan," sebut pria yang akrab disapa Ucok ini. (Baca Juga: Di Bawah Guyuran Hujan Ratusan Massa Kepung Mapolres Cianjur, Tuntut Pembebasan Habib Rizieq)
Sementara saat ini, lanjut dia, sejak sub terminal Padalarang beroperasi, tingkat kemacetan di Jalan Raya Padalarang-Purwakarta cenderung berkurang dan arus lalu lintas juga lancar. Sopir angkutan juga mendukung karena tidak bersinggungan dengan trayek lain. “Kami harap ke Pemda KBB agar kebijakan yang baik ini, untuk terminal dan pasar di Curug Agung, dipatenkan. Supaya Padalarang tidak terus-terusan macet," pungkasnya.
“Ada sedikitnya empat trayek yang melintas ke sana, seperti Padalarang-Gunung Bentang; Padalarang-Rajamandala; Padalarang-Cikalongwetan; dan Padalaran-Pangheotan," sebut pria yang akrab disapa Ucok ini. (Baca Juga: Di Bawah Guyuran Hujan Ratusan Massa Kepung Mapolres Cianjur, Tuntut Pembebasan Habib Rizieq)
Sementara saat ini, lanjut dia, sejak sub terminal Padalarang beroperasi, tingkat kemacetan di Jalan Raya Padalarang-Purwakarta cenderung berkurang dan arus lalu lintas juga lancar. Sopir angkutan juga mendukung karena tidak bersinggungan dengan trayek lain. “Kami harap ke Pemda KBB agar kebijakan yang baik ini, untuk terminal dan pasar di Curug Agung, dipatenkan. Supaya Padalarang tidak terus-terusan macet," pungkasnya.
(nic)
Lihat Juga :