Ngaku Didekati Lelaki yang Lebih Mapan, Sri Dibunuh Kekasih yang Hendak Menikahinya
Jum'at, 04 Desember 2020 - 16:31 WIB
Polres Sleman menggelar pra rekonstruksi pembunuhan Sri Utami (40) warga Karangasem Munthok, Dlingo, Bantul oleh kekasihnya, EBP (39), warga Dawuhan, Papar, Kediri, Jumat (4/12/2020). SINDOnews/Priyo
SLEMAN - Polres Sleman menggelar pra rekonstruksi pembunuhan Sri Utami (40) warga Karangasem Munthok, Dlingo, Bantul oleh kekasihnya, EBP (39), warga Dawuhan, Papar, Kediri, Jumat (4/12/2020).
Reka adegan dilakukan di dua tempat, yakni di kebun salak, Dusun Kemput, Candibinangun, Pakem dan Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman. Ada 33 adegan yang diperagakan, 30 adegan di kebun salak dan tiga adegan di Kinarejo.
Adegan pertama dimulai saat kedua pasangan ini berada di Kinahrejo untuk melihat sunset. Saat sedang melihat sunset itu, korban bercerita kepada tersangka dirinya didekati oleh seseorang pria yang lebih mapan dari tersangka.
Hal tersebut membuat EBP marah dan terjadi cekcok. Karena terjadi cekcok, pelaku mengajak korban berputar-putar dengan sepeda motor sport AG 4139 FQ.
Sesampainya di dusun Kemput, Candibunanug, mereka kembali cekcok, EBP langsung mencekik dan membenturkan kepala korban ke batu berukuran besar. Setelah tidak sadarkan diri, EBP membawa korban ke tengah ke kebun salak.
Reka adegan dilakukan di dua tempat, yakni di kebun salak, Dusun Kemput, Candibinangun, Pakem dan Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman. Ada 33 adegan yang diperagakan, 30 adegan di kebun salak dan tiga adegan di Kinarejo.
Adegan pertama dimulai saat kedua pasangan ini berada di Kinahrejo untuk melihat sunset. Saat sedang melihat sunset itu, korban bercerita kepada tersangka dirinya didekati oleh seseorang pria yang lebih mapan dari tersangka.
Hal tersebut membuat EBP marah dan terjadi cekcok. Karena terjadi cekcok, pelaku mengajak korban berputar-putar dengan sepeda motor sport AG 4139 FQ.
Sesampainya di dusun Kemput, Candibunanug, mereka kembali cekcok, EBP langsung mencekik dan membenturkan kepala korban ke batu berukuran besar. Setelah tidak sadarkan diri, EBP membawa korban ke tengah ke kebun salak.