Ledakan Kluster Industri, Ribuan Buruh Jalani Tes Swab di MM2100
Kamis, 03 Desember 2020 - 15:03 WIB
Ribuan buruh yang menjalani tes usap ini berasal dari sedikitnya 70 perusahaan di Kawasan MM2100. “Jadi ada 70 perusahaan yang mengajukan tes, kemudian dibagi-bagi. Setiap perusahaan ada 100 sampai 150 karyawannya yang dites. Sistemnya random namun nantinya diharapkan dapat mengetahui lebih lanjut dari klaster industri ini,” ucapnya.
KabidPencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Masrikohmenambahkan,Kawasan MM2100 menjadi lokasi pertama tes usap lantaran kawasan ini dinilai masuk zona merah. Tingginya jumlah perusahaan berpotensi berbanding lurus dengan jumlah kasus Covid-19.
Belum lagi beberapa klaster industri dengan kasus tertinggi berlokasi di kawasan ini, salah satunya LG Electronic. “Kawasan ini juga jadi pilihan pertama karena di banyak perusahaan di sini yang punya mesin PCR sehingga memudahkan. Namun di tes yang lainnya juga akan dilaksanakan di Kawasan-kawasan lain,” ungkapnya.
Pengambilan sampel hasil tes usap ini, lanjutdia, akan diperiksa di laboratorium milik Universitas Indonesia di Salemba, Jakarta. Ditargetkan, hasil tes bisa diketahui dalam waktu empat hari.Bahkan,tes usap massal ini diprediksi bakal mendongkrak jumlah kasus positif Covid-19 diwilayahKabupaten Bekasi.
Meski demikian, peningkatan kasus ini dapat menjadi landasan gugus tugas untuk menangani klaster industri. (Baca juga: Rumah Ortu Mahfud MD Dikepung, Ansor: Mereka Ajak Jihad, Kita Jawab )
KabidPencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Masrikohmenambahkan,Kawasan MM2100 menjadi lokasi pertama tes usap lantaran kawasan ini dinilai masuk zona merah. Tingginya jumlah perusahaan berpotensi berbanding lurus dengan jumlah kasus Covid-19.
Belum lagi beberapa klaster industri dengan kasus tertinggi berlokasi di kawasan ini, salah satunya LG Electronic. “Kawasan ini juga jadi pilihan pertama karena di banyak perusahaan di sini yang punya mesin PCR sehingga memudahkan. Namun di tes yang lainnya juga akan dilaksanakan di Kawasan-kawasan lain,” ungkapnya.
Pengambilan sampel hasil tes usap ini, lanjutdia, akan diperiksa di laboratorium milik Universitas Indonesia di Salemba, Jakarta. Ditargetkan, hasil tes bisa diketahui dalam waktu empat hari.Bahkan,tes usap massal ini diprediksi bakal mendongkrak jumlah kasus positif Covid-19 diwilayahKabupaten Bekasi.
Meski demikian, peningkatan kasus ini dapat menjadi landasan gugus tugas untuk menangani klaster industri. (Baca juga: Rumah Ortu Mahfud MD Dikepung, Ansor: Mereka Ajak Jihad, Kita Jawab )
Lihat Juga :